Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 25 Jun 2019 15:52 WIB

D'TRAVELERS STORIES

7 Keuntungan Jadi Solo Backpacker

Risa Sondari
d'travelers
Foto 1 dari 5
Even though for us, as travelers, its common to meet other solo female travelers, in many places of the world we are a rare sight for the local people. In Milan, a woman old like my grandma made me promise her that I wouldnt do it anymore, that I would find a husband and travel with him, I think shes worry about me (But, Sorry. I still traveling alone). For many women around the world, especially in Europe and Asia, I was too young to be traveling alone and too old to be unmarried (huft!).
Even though for us, as travelers, its common to meet other solo female travelers, in many places of the world we are a rare sight for the local people. In Milan, a woman old like my grandma made me promise her that I wouldnt do it anymore, that I would find a husband and travel with him, I think shes worry about me (But, Sorry. I still traveling alone). For many women around the world, especially in Europe and Asia, I was too young to be traveling alone and too old to be unmarried (huft!).
detikTravel Community - Pergi traveling sendirian dan jadi solo backpacker, kenapa tidak? Menjadi pejalan solo juga punya beberapa keuntungan lho.

Perjalanan solo traveling ini sudah saya mulai sejak lima tahun yang lalu. Dalam kurun waktu lima tahun saya sudah berhasil menginjakan kaki di 21 negara seorang diri. Banyak teman-teman yang bilang, "Ngapain sih suka banget jalan sendirian, mana enak jalan sendiri."

Ketahuilah, bahwa dengan melakukan perjalanan seorang diri saya bisa belajar banyak hal, dan pengalaman yang saya dapat pun jauh lebih berharga daripada saat saya pergi dengan orang lain. Cobalah untuk melakukan solo traveling, biar kalian tahu betapa nikmat dan berharganya momen itu. Dijamin kalian pasti ketagihan! Untuk makin bisa menguatkan kalian biar bisa traveling sendirian, saya mau kasih tahu 7 keuntungan yang bisa kalian dapat saat melakukan Solo Traveling.

Berikut 7 keuntungan menjadi solo backpacker :

1. Mandiri dan berani

Ini point penting yang bisa kita dapatkan saat kita berani melangkahkan kaki sebagai seorang solo backpacker. Bagaimana tidak, kita hidup sendiri di negara orang, survive dengan tempat baru dan orang-orang yang baru, dengan adat, budaya, agama yang berbeda, tapi kita masih tetap berani melangkah maju dan melihat segala perbedaan itu.

Perbedaan ini mampu membuat kita mempelajari banyak hal, yang sebulumnya tidak pernah kita dapatkan. Semua hal yang kita perlukan kita lakukan seorang diri, jangan pernah berharap untuk bergantung dengan orang lain. Maka dari itu kita harus mempersiapkan semuanya dengan baik agar tidak ada rasa khawatir saat kita berpergian sendirian.

2. Bersyukur

Sepanjang perjalanan tak ada habisnya saya mengucapkan syukur atas kebesaran Allah yang luar biasa, pemandangan yang indah, keanekaragaman dan membuat saya tak ada hentinya berdecak kagum atas kekuasaan-Nya. Terlebih saat saya melihat perbedaan yang ada di negara yang kita kunjungi, saat itu saya merasa bersyukur telah dilahirkan di Indonesia dan saya bangga menjadi bagian dari Indonesia. Saat saya mengunjungi negara lain, saya selalu rindu dengan pecel ayam, pecel Madiun, teh poci dan teman-teman yang lainnya. Negara saya mempunyai banyak sekali keanekaragaman dalam banyak hal dan itulah yang membuat saya bangga dan selalu rindu dengan Indonesia.

3. Tempat baru = teman baru = keluarga baru (= pacar baru)

Berkomunikasi dan mencari teman baru di tempat yang baru, baik dengan sesama backpacker maupun dengan masyarakat lokal. Saat kita pergi dengan keluarga ataupun teman kita pasti akan selalu sibuk dengan mereka, tanpa pernah ada waktu untuk bisa mendapatkan teman baru. Sangat berbeda saat kita jalan seorang diri, kita dituntut untuk bisa bergaul dengan baik dengan orang-orang yang kita temui.

Kita bisa mendapatkan teman mengobrol di kala bersantai di hostel, berbagi pengalaman dan sekaligus mempromosikan negara kita kepada sesama backpacker. Ya anggaplah kita seperti duta pariwisata yang mempromokan negara. Kita juga mendapatkan teman perjalanan baru di tempat yang baru, serta bergabung dengan masyarakat lokal sehingga kita bisa lebih tau bagaimana kehidupan di sana yang sebenarnya. Karena mereka akan selalu menerima kita dengan tangan terbuka. Alhasil dengan begitu kita bisa mempunyai banyak teman dari segala penjuru dunia. Ya siapa tau aja sambil menyelam minum air, kita cari teman sekaligus cari jodoh kan yah.

4. Bebas

Yeay! Kita dapat dengan bebas mengatur rencana perjalanan kita. Mau kita rubah seenak kita juga nggak masalah, nggak ada yang merasa dirugikan. Kita dapat dengan bebas mengeksplor tempat mana yang ingin kita kunjungi, tanpa pernah terganggu dan terburu-buru.

5. Pandai mengatur keuangan

Saat kita melakukan perjalanan sendirian kita dituntut untuk menjadi orang yang harus berhati-hati dalam melakukan banyak hal, salah satunya adalah pengeluaran. Kalau kita biasa boros, saat berpergian buang sifat itu jauh-jauh. Di sini kita akan belajar bagaimana caranya hidup dengan uang yang minim tapi bisa tetap menikmati liburan. Kita akan belajar memilah mana yang lebih diperlukan. Di sini kita belajar tentang prioritas terpenting yang kita perlukan. Ingat, kita harus bisa membedakan mana yang kita perlukan dengan yang kita inginkan.

Kita akan mengatur keuangan kita sebaik mungkin dan tidak tergoda dengan banyaknya sale dan aneka macam toko-toko yang menjual barang bagus dan lucu yang ada di depan kita. Setiap melakukan perjalanan, saya selalu membuat anggaran setiap harinya, dimana saya tidak boleh menggunakan uang lebih dari anggaran. Bagaimanapun caranya harus bisa, kalau ternyata anggaran hari ini lebih uangnya bisa digunakan untuk yang lain, makan enak ataupun belanja. Nggak asyik dong kalau tiba-tiba uang habis sebelum liburan berakhir karena kita nggak bisa mengontrol pengeluaran. Kalau bujet liburan over, kalap beli ini itu, yang ada tabungan jebol, tagihan kartu kredit membengkak, terus menyesal, sampai rumah cuma bisa makan mie instan. Kan sedih...

6. Berjiwa sosial.

Dalam setiap perjalanan pasti kita akan selalu ada kesulitan. Kesulitan inilah yang akan mengasah kepedulian kita terhadap orang lain. Saat kita mendapatkan kesulitan kita pasti akan bisa menemukan kenyataan bahwa banyak orang yang mau menolong kita saat kita dalam kesulitan. Banyak orang yang akan dengan senang hati membantu kita. Begitu juga sebaliknya, kita juga akan menjadi orang yang dengan senang hati untuk memberikan pertolongan kepada orang lain.

7. Keren

Kita yang melakukan perjalanan sendirian adalah orang yang keren. Bagaimana nggak keren coba, kita menjelajah sebuah negara, sebuah kota sendirian. Survive sendiri, mencari jalan keluar sendiri, berjuang sendiri, banyak hal yang yang sudah kita lakukan sendiri. Banyak hal yang awalnya nggak mungkin menjadi mungkin setelahnya. Dengan ini, kita bisa menjadi orang yang tumbuh dengan percaya diri.

Jadi, sudah siap untuk solo traveling? It's time to explore the world, even alone!
BERITA TERKAIT
BACA JUGA