Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Jul 2019 12:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Bukan di Bali, Ini 'Tanah Lot' di Jawa Timur

Muchamad Irfan
d'travelers
Foto 4 dari 5
Pura Amarta Jati
Pura Amarta Jati
detikTravel Community -

Pantai Balekambang yang berada di sebelah selatan Kota Malang ini disebut sebagai Tanah Lot-nya Jawa Timur. Yuk, liburan ke sana!

'Tanah Lot ala Jawa Timur' itulah predikat yang diberikan para wisatawan baik lokal maupun internasional saat mereka kepada Pantai Balekambang yang berada di kecamatan Bantur, 65 KM sebelah selatan kota Malang. Saat itu kami berangkat dari kota Blitar dan membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk tiba di tempat ini perjalanan menuju ke pantai ini cukup lancar, saat memasuki daerah Bantur jalan yang kami lewati mulai menyempit dan berkelok serta menanjak jenis jalan derah perbukitan sehingga membutuhkan kewaspadaan lebih berkendara di jalan ini namun itu semua terbayar dikarenakan rindangnya pepohonan disisi kiri dan kanan jalan serta panorama perbukitan yang menawan.

Kami tiba sekitar pukul 16.50 dan suasana pantai cukup ramai dengan pengunjung yang memancing, berjalan bersama keluarga diatas pasir pantai yang halus, bermain bola, membuat istana dari pasir atau sekadar duduk-duduk di kursi kayu yang disediakan di sekitar pantai sambil menanti tenggelamnya matahari

Aktivitas berenang maupun bermain terlalu jauh dari bibir pantai hingga sampai ke bagian tengah laut sebaiknya tidak dilakukan di pantai ini karena pantai ini termasuk bagian dari pantai laut selatan yang terkenal dengan ombaknya yang ganas sehingga membahayakan, terutama dalam bulan-bulan tertentu saat pergantian musim dimana di saat itu ombak pantai akan lebih tinggi disbanding bulan-bulan biasanya.

Dari Pantai Balekambang kita bisa mengunjungi 3 buah pulau kecil yang berada disekitarnya yaitu Pulau Pulau Ismoyo, Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Sebenarnya ketiga pulau ini terhubung dengan jembatan beton ke Pantai Balekambang, namun sayangnya jembatan ke pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni saat kami ke sini sedang putus dan belum diperbaiki, bila sudah diperbaiki wisatawan tentu akan lebih berkesempatan menjelajahi keindahan Pantai Balekambang.

Sebab mengapa Pantai Balekambang diberi julukan sebagai Tanah Lot dari Jawa Timur, adalah keberadaan Pulau Ismoyo. Bagi rekan-rekan yang pernah ke Bali dan mengunjungi Pura Tanah Lot di Bali pasti terkesan dengan landskapnya di mana sebuah pura berdiri dengan anggun diatas tebing batu karang menghadap laut lepas di tepi pantai.

Nah, laanskap Pulau Ismoyo juga mirip seperti itu dimana di bagian tengah pulau berdiri sebuah pura bernama Pura Amarta Jati. Hanya bedanya Pulau Ismoyo terpisah dari daratan dan untuk menuju ke sana kita akan melintasi jembatan beton yang menghubungkan pulau ini dengan daratan.

Sebagai tempat ibadah umat Hindu, setiap tahunnya di pulau Ismoyo akan diadakan upacara Nyepi saat itu pulau ini akan sangat ramai didatangi ribuan umat Hindu yang datang tidak hanya dari sekitar pulau namun juga dari kota-kota lain. Sebelum upacara waisak dilaksanakan tiga hari sebelumnya, akan didakan upacara Jalani Diphuja yaitu upacara penyucian diri sebelum Nyepi. Juga ada upacara Larung Sesajen ke laut sebagai bukti syukur kepada Yang Maha Kuasa atas segala keberkahan yang telah diterima selama 1 tahun ini dan berdoa agar di tahun berikutnya tetap mendapatkan keberkahan.

Selain bisa melihat upacara Waisak ternyata pengunjung juga bisa melihat kemeriahan di bulan Suro atau bulan Muharam dalam penanggalan Islam dikarenakan adanya makam seorang tokoh penyebar agama Islam bernama Syaikh Abdul Jalil seorang ulama dari Yogyakarta menurut cerita yang populer di masyarakat. Beliau adalah keturunan bangsawan yang sangat dihormati masyarakat namun sangat menentang penjajah Belanda.

Pemerintah Belanda tidak menyukainya sehingga akhirnya beliau meninggalkan kebangsawanannya dan memilih untuk menyiarkan Islam sehingga tiba di Pantai Balekambang. Makam beliau yang berada sekitar 1 km dari pantai Balekambang dan merupakan tempat ziarah yang ramai dikunjungi para peziarah terutama saat bulan Suro.

Sebagai tujuan wisata, Pantai Balekambang memiliki fasilitas yang cukup baik dari toilet yang bersih, tempat ibadah rumah makan yang menyajikan aneka makanan seafood, dan toko-toko suvenir.

Tiket masuk ke pantai Rp 15.000/orang. Bila membawa kendaraan akan ada biaya parker mulai dari Rp 5.000/motor, Rp 10.000/mobil dan Rp 15.000/bus. Bagi pengunjung yang ingin menginap terdapat penginapan dengan tarif mulai dari Rp 150.000-250.000/malam, sarana permainan seperti flying fox, ATV juga ada sehingga berlibur ke pantai ini semakin berkesan.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA