Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 24 Jul 2019 13:08 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Mengenal Tashkent, Ibukota Uzbekistan yang Tenang

Elvina Herdiani
d'travelers
Foto 1 dari 5
Gedung-gedung tinggi dengan jalanan lebar yang lengang.
Gedung-gedung tinggi dengan jalanan lebar yang lengang.
detikTravel Community -

Ibukota suatu negara biasanya identik dengan hiruk-pikuk. Tapi tidak dengan Tashkent, ibukota Uzbekistan ini sangat tenang dan damai.

Seperti ibukota negara pada umumnya, jalanan utama di Kota Tashkent pada umumnya lebar, namun teramat jarang dipenuhi kendaraan, apalagi sampai terjadi kemacetan. Biasanya kemacetan hanya terjadi pada moment-moment tertentu seperti perayaan hari-hari besar misalnya.

Jarang pula terlihat hilir-mudik manusia dalam jumlah besar, mungkin karena memang jumlah penduduk di kota ini tidak sebanyak penduduk Jakarta.

Selain nyaris tidak adanya kemacetan dan polusi udara, Kota Tashkent juga terasa nyaman karena banyaknya taman-taman di dalam kota ini, tempat kita bisa bersantai dan menghirup udara segar.

Taman yang paling terkenal adalah Amir Timur Square karena di dalamnya terdapat patung tokoh tersebut. Kurang afdol bila kita mengunjungi Uzbekistan, khususnya Kota Tashkent, bila kita belum berfoto dengan patung Amir Timur sebagai latar belakangnya.

Kita juga dapat mengunjungi Independen Square yang terkenal dengan patung ibu yang setia menunggu anaknya pulang berperang. Di dekat patung ibu ini terdapat api menyala yang tak pernah padam kecuali pada saat hari perayaan tertentu, menggambarkan harapan yang tak pernah padam.

Traveler bisa mengunjungi beberapa museum yang ada di kota ini. Yang tak boleh dilewatkan adalah Museum Amir Timur, tokoh terkenal yang berasal dari Uzbekistan, seorang raja penakluk yang memiliki kekuasaan atas wilayah yang sangat luas.

Di museum itu kita bisa mengenal sepenggal sejarah masa lalu negara ini. Tak kalah menarik adalah bila kita mengunjungi Museum Korban Penindasan yang menggambarkan penderitaan yang dialami rakyat negeri ini saat berada di bawah kolonisasi kerajaan Rusia dan Negara Uni Soviet.

Bila ingin membeli makanan dan oleh-oleh khas negeri ini, traveler dapat mengunjungi pasar-pasar yang ada di Kota Tashkent. Selain gantungan kunci dan magnet kulkas, kita dapat membeli beberapa barang keramik dan peci maupun kain khas negeri ini.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA