Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Mar 2020 15:25 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Yang Enak-enak di Tanjung Selor

Tedi Permana
d'travelers
Foto 1 dari 5
Pusat kuliner tepian kayan
Pusat kuliner tepian kayan
detikTravel Community -

Berkunjung ke suatu daerah tak lengkap rasanya jika tak mencicipi makanan khasnya. Coba deh berburu kuliner di Tanjung Selor.

Sebagai dearah yang terus berkembang, Tanjung Selor pun mulai dikenal sebagai daerah baru yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa spot kuliner pun mulai bermunculan untuk menyambut berkahnya pembangunan.

Salah satunya adalah Kuliner Tepi Kayan atau disingkat Kulteka. Pusat kuliner yang dibangun di atas sungai Kayan ini adalah destinasi kuliner yang menawarkan sensasi bersantap di atas air sambil melihat aktivitas warga yang hilir mudik dengan menggunakan sampan, speedboat atau kapal.

Banyak aneka hidangan yang dijajakan di Kulteka ini, namun sebagian besar merupakan makanan yang biasa di jumpai di Pulau Jawa atau daerah lainnya. Untuk mencari makanan pembeda, d'travelers dapat menemuinya di rumah warga yang berjualan teras rumah.

Kamu dapat mencoba menu sarapan berupa nasi kuning. Secara tampilan, nasi kuning Tanjung Selor tidak berbeda jauh dengan nasi kuning daerah lain di Indonesia. Namun secara rasa, nasi kuning Tanjung Selor santannya lebih berasa, ditambah lagi dengan sambal ikan haruan yang ditaburi sangrai kelapa membuat rasa nasi kuning ini menjadi lebih khas.

Bagi d'travelers yang suka berbelanja, blusukanlah ke Pasar Induk Tanjung Selor untuk mencari kuliner khas lainya adalah sebuah opsi yang patut untuk dipertimbangkan. Mungkin kalau untuk hidangan makanan khas agak sulit namun untuk aneka buahan khas Kalimantan cukup mudah untuk dijumpai.

Terlebih jika d'travelers datang di saat musim buahan tiba. Kamu akan mudah menjumpai aneka buahan khas Kalimantan seperti koyakan atau rambutan berdaging tebal, manis, tidak berair dan ngelotok.

Ada pula tarap atau cempedak bulat, kerantungan atau durian berduri panjang serta elai yaitu durian berdaging jingga yang aromanya tidak semenyengat durian yang semuanya dapat d€™travelers coba untuk menambah ensiklopedi rasa.


Untuk makan siang, bisa mengunjungi warung makan Tuban 1 yang  terletak di jalan Durian Tanjung Selor. Di sini bisa  menikmati berbagai hidangkan fresh seperti udang yang besar- besar, sambal telur puyuh dan oseng tudai cabe hijau yaitu kerang berdaging tebal khas Tanjung Selor yang rasanya sangat nikmat.

Jika malam tiba, bisa mengunjungi pasar malam yang ada di pasar Induk atau juga d€™travelers dapat pergi ke Pujasera yang terletak di jalan Katamso, tepat di depan pelabuhan kontainer Kayan I. Pujasera ini hanya buka di malam hari ya. Di sini menjual aneka cemilan, serta pakaian baru maupun CAKAR alias Cap Karung alias pakaian bekas dari Malaysia.

Dan makannya khas yang dapat ditemukan di sini adalah goreng cucuk. Yaitu gorengan yang ditusuk, seperti sate dan dicelup ke dalam wadah aneka saus, sambal petis atau sambal kacang yang dapat dipilih sesuai selera. Dan uniknya lagi terdapat goreng cucuk sosis Malaysia yang rasanya sedikit berbeda dengan rasa sosis Indonesia.


Jika kamu tanya kepada penjualnya kenapa ada sosis Malaysia yang dijual? Jawabannya adalah karena faktor kedekatan geografis yang menyebabkan produk sosis negeri Jiran lebih mudah didapatkan dibandingkan dengan produk sosis negeri sendiri.

 
BERITA TERKAIT
BACA JUGA