Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 07 Mei 2020 18:13 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Danau Pauh & Depati Empat, 2 Danau Menawan di Jambi

YoGa Alfa Marendi
d'travelers
Foto 1 dari 5
Danau Pauh, bukan hanya soal cerita, tapi cinta yang kau hadirkan disini
Danau Pauh, bukan hanya soal cerita, tapi cinta yang kau hadirkan disini
detikTravel Community -

Taman Nasional Kerinci Seblat di Jambi menyimpan pesona 2 danau menawan untuk dilihat traveler, yaitu Danau Pauh dan Danau Depati Empat.

Siapa yang tidak mengenal Jambi? Ya, Jambi merupakan salah satu provinsi di Pulau Sumatra yang banyak memiliki objek wisata alam dan budaya. Selain itu provinsi ini juga terdapat kawasan konservasi yang sudah cukup terkenal di Indonesia, yaitu Taman Nasional Kerinci Seblat.

Taman Nasional Kerinci Seblat memiliki banyak wisata alam yang dapat memanjakan para pecinta alam untuk menikmati indahnya keasrian alam ciptaan Tuhan. Danau Pauh dan Danau Depati Empat, Objek wisata alam yang terletak di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi menyimpan berjuta pesona alam yang akan memanjakan para traveler.

Perjalanan menuju Danau Pauh dan Danau Depati Empat dapat ditempuh dengan jalur darat dari kota Jambi. Perjalanan dengan jalur darat dari kota Jambi dapat ditempuh selama 7 jam perjalanan.

Sedangkan jika traveller berjalan dengan jalur udara dapat berhenti di Bandara Udara Muara Bungo, dan dari kota Bungo dapat di tempuh dengan jalur darat selama 5 jam perjalanan.

Jauh? Ya lumayan jauh, tapi traveler tidak akan kecewa dengan panorama alam yang akan traveller nikmati selama perjalanan. Kita akan disajikan dengan panorama alam pedesaan dan hijaunya bentang alam Taman Nasional Kerinci Seblat, Indah bukan?

Perjalanan yang jauh tidak akan terasa, dengan kondisi jalan yang sudah beraspal dan banyak dijumpai rest area akan membuat perjalanan semakin asik dan menarik. Sesampainya di Kecamatan Jangkat, kita akan merasakan segarnya udara dan dinginnya dataran tinggi. Kita dapat menyewa home stay yang berada di Danau Pauh yang dikelola masyarakat.

Indahnya Danau Pauh akan terasa nikmat jika kita sambil menyeruput kopi hitam khas Jangkat. Selain itu kita dapat menikmati keindahan Danau Pauh dengan berkeliling danau menggunakan speedboat yang disewakan masyarakat. Berkeliling danau yang memiliki luasan 50 hektar ini dengan menggunakan speedboat akan menambah pengalaman seru d'traveller.

Sarana prasarana yang sudah mulai dibangun di Danau Pauh berupa sarana parkir pengunjung, gazebo/shelter tempat bersantai, menara pandang, jalan setapak beton, dermaga speedboat, toilet dan homestay.

Jika cuaca tidak berkabut atau mendung, kita akan disajikan dengan indahnya panorama Gunung Masurai dengan barisan cantik perbukitan dari pinggir Danau Pauh. Selain itu, hijaunya bentang alam Taman Nasional Kerinci Seblat akan menghadirkan suasana tenang dan nyaman yang menemani kita bersantai. Bagi yang hobi memancing dapat bersantai dan memancing ikan dari pinggir danau atau dramaga speedboat.

Keramahan masyarakat menjadi nilai tambah untuk perjalanan kita, dimana kearifan lokal masyarakat juga terlibat dalam pelestarian keindahan Danau Pauh. Tertarik mengunjungi Danau Pauh? Silahkan buktikan sendiri keindahan ciptaan Tuhan ini.

Selanjutnya setelah menikmati Danau Pauh, kita akan menuju lokasi wisata alam yang tidak kalah indahnya dengan Danau Pauh, namanya Danau Depati Empat.

Danau Depati Empat terletak di Desa Kermas, berjarak kurang lebih 8 km dari Danau Pauh. Sesampainya kita di Desa Rantau Kermas, kita akan dibuat takjub dan kagum dengan desa yang baru mendapatkan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk pengelolaan hutan adat terbaik.

Desa yang masih sangat serius dan peduli menjaga hutan adat. Salah satu cara masyarakat adat Rantau Kermas dalam mengelola hutan adat yaitu dengan pola asuh. Pola Asuh merupakan suatu sistem yang dikelola masyarakat dimana siapapun bisa terlibat melestarikan hutan adat di Rantau Kermas dengan membayar biaya asuh terhadap pohon yang tumbuh dan hidup di hutan adat sebesar Rp 200.000.

Uang tersebut akan dikelola Desa Rantau Kermas dalam pengelolaan hutan adat dan memastikan kepada orang tua asuh tersebut bahwa pohon asuh tidak akan terganggu dari ancaman apapun selama masa asuh. Kearifan lokal yang masih terjaga bukan? Ya, inilah kekayaan adat masyarakat Indonesia yang masih terjaga sampai sekarang.

Nah, Kita akan menuju ke Danau Depati Empat. Jarak Danau Depati Empat dari Desa Rantau Kermas yaitu 6 km. Dapat ditempuh dengan mobil atau menggunakan jasa ojek desa. Nama Danau Depati Empat merujuk pada pimpinan tertinggi dalam hirarki masyarakat adat Serampas yang terdiri dari 5 Desa yaitu Desa Renah Alai, Rantau Kermas, Tanjung Kasri, Koto Rawang dan Renah Kemumu.

Terus bagaimana akses jalannya?Akses jalan yang cukup baik menuju Danau Depati Empat akan kita lewati selama perjalanan, ya walaupun belum diaspal tetapi sudah dapat dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Pemerintah Kabupaten Merangin dan Taman Nasional Kerinci Seblat sudah sangat serius dalam pengembangan wisata alam dan terlihat sudah mulai adanya proyek pembangunan gapura Danau Depati Empat dan pelebaran jalan menuju Danau Depati Empat.

Begitu sampai di Danau Depati Empat, kita akan dibuat takjub dengan panorama alam yang begitu indah, birunya air danau, hijaunya bentang alam, dan suasana yang asri dan tenang akan menemani kita, tidak lupa dengan secangkir kopi hangat yang akan menghangatkan dan menenangkan pikiran kita.

Kita juga bisa menginap ditepi danau baik menggunakan tenda untuk menikmati indahnya Danau Depati Empat sambil memancing ikan dipinggir danau. Ayo, kunjungi surga tersembunyi di Provinsi Jambi.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA