Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 10 Mar 2020 09:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Mengintip Pabrik Timah Megah di Malaysia

Santi Itsuka
d'travelers
Foto 1 dari 5
menara kembar terbuat dari timah
menara kembar terbuat dari timah
detikTravel Community -

Malaysia ternyata punya pabrik kerajinan timah yang sangat megah. Royal Selangor, begitu nama pabrik ini. Yuk, kita intip seperti apa!

Pertama kali melihat itinerary perjalanan, kata Royal Selangor memiliki arti berbeda di benak saya. Mungkin traveler juga berfikir sama. Royal Selangor sepertinya identik dengan kemegahan istana kesultanan atau sejenisnya.

Namun ternyata siang itu kami tiba dan disambut dengan teko raksasa yang bertuliskan Royal Selangor yang notabene merupakan Pabrik kerajinan timah yang besar dan megah. Royal Selangor adalah sebuah merek terkenal dan sudah mendunia dalam hal pembuatan kerajinan khususnya dari timah.

Dari pintu masuk utama Visitor Centre, kami diajak berkeliling oleh seorang pemandu. Selama touring area ini, kami diberikan informasi tentang pengenalan perusahaan, bagaimana cerita awal terbentuknya, hingga sekarang menjadi merk terkenal.

Kami juga diajak berkunjung ke lokasi untuk menyambangi museum hingga melongok kegiatan para perajin di pabrik. Kami bahkan diajak melihat dengan sangat dekat perajin yang sedang bekerja.

Awalnya kerajinan timah ini hanya diperdagangkan untuk keperluan keagamaan yang dijual di kedai kecil untuk dipajang. Namun akhirnya berkembang menjadi perusahaan besar yang memproduksi banyak hal seperti barang pecah belah, bingkai foto, asesoris, piala dan banyak lainnya.

Oh iya, di sini juga ada replika Twin Tower Petronas yang terbuat dari 7.062 gelas timah. Tidak ada biaya masuk bila berkunjung ke sini.

Traveler cukup mengisi formulir untuk mengatur rencana berkunjung. Ada layanan antar jemput gratis juga dari hotel dan beberapa titik tertentu.

Kalau ingin mengikuti kelas dan belajar kerajinan timah dan menggunakan alat tradisional yang digunakan pengrajin terdahulu di School of Hard Knock, traveler akan dikenakan biaya RM 65/orang. Hasil karyanya boleh dibawa pulang kok.

Sudah capek keliling, traveler bisa mampir ke cafe untuk menikmati makan berat atau sekedar ngopi. Letaknya masi di sekitaran galeri dan mudah terlihat. Selamat travelling!

BERITA TERKAIT
BACA JUGA