Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 13 Nov 2019 10:48 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Selamat Pagi dari Kebun Teh Ungaran

Lukas Dhanur
d'travelers
Foto 1 dari 5
View Puncak Gunung Ungaran
View Puncak Gunung Ungaran
detikTravel Community - Gunung Ungaran jadi tempat menghilangkan penat yang pas buat kamu yang hobi treking. Enggak perlu muncak, di kebun tehnya kamu bisa kemping dan usir galau.

Untuk kalian di sekitaran Jawa Tengah yang kecanduan oksigen segar dan pengen nyari suasana alam, Kebun Teh Promasan bisa jadi satu pilihan area kemping yang cukup sempurna untuk sejenak menghilang dari sumpeknya rutinitas hari-hari. Dijamin bebas polusi udara dan polusi pulsa. Sangat cocok kalau ada keinginan ngajakin anak-anak buat refreshing, dengan trek jalan santai.

Camp Area Kebun Teh Promasan ini sebenernya sudah dari dulu dibuka dan mungkin sudah banyak dikenal di sekitar Semarang, karena area ini berada di jalur pendakian reguler Gunung Ungaran via basecamp Mawar.

Setiap pendaki pasti lewat sini, bahkan dulu, kalau saya sudah ngap dan males lanjut ke puncak, biasanya ngecamp di area kebun teh sambil nungguin temen-temen lain summit. Masak-masak dan bikin green tea langsung petik pohon..

Setau saya selain via basecamp Mawar, ada jalur lain untuk sampai ke sini; via Nglimut, Boja. Ada juga jalur khusus untuk distribusi hasil teh dan kopi via Gebugan, Bergas.

Bahkan untuk jalur Boja dan Gebugan ini bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor sampai kebun teh. Kebetulan juga kemarin kami berpapasan dengan rombongan trabas trail yang ambil jalur naik dari Boja dan turun via Gebugan.

Saat ini, Pendaki yang menuju ke puncak Ungaran via Promasan akan dikenakan retribusi sebesar Rp. 2.500 di Pos Gerbang Sekendil-Promasan. Dan kemungkinan nanti kita akan ditanya mau ngecamp atau tidak? Kalau ngecamp di Area Kebun Teh kita harus bayar lagi Rp. 15000 per tenda per malam.

Untuk informasi saja, sebelumnya, di Basecamp Mawar kita juga harus bayar Rp. 5.000, khusus untuk masuk basecamp dan camp area Mawar. Kebetulan kemarin saya naik ke Mawar sekitar jam 11 malem jadi bebas biaya masuk gerbang Umbul Sidomukti dan Pondok Kopi.

Dengan tiket itu, kita dapetin fasilitas unlimited Kolam Renang, main-main di tree house. Dan kali ini, kita free akses nikmatin trekking dan kemping ke Goa Jepang, Desa Promasan, Candi Promasan dan area kebun teh.

Selain tiket standar, ada juga kok paket Hill Walking dan Jungle Trekking, dengan Guide. Porter juga selalu siap kalau dibutuhkan. Jadi tenang aja, buat kalian yang cuma mau tau beres bisa nego di Basecampnya.

Dan untuk pedagang, memang ada beberapa warung yang kadang buka. Itupun dengan stok yang seadanya. Tapi sebaiknya kita persiapkan logistik dengan baik dari bawah.

Untuk akses ke camp area Promasan, dari basecamp Mawar kita bisa mengikuti jalur pendakian Gunung Ungaran melewati hutan pinus dan Pos 1. Sampai di Pos 2, ada persimpangan, yang lurus ke atas mengarah ke Puncak.

Kita ambil jalur datar ke kanan. Sekitar 30-40 menit jalan normal kita sudah sampai di Pos Registrasi Sekendil-Promasan. Total waktu dari basecamp Mawar sekitar 1,5 jam - 2 jam.

Sampai di loket registrasi kita disambut dengan Kolam renang di sebelah kanan dibelakang pos registrasi. Ada beberapa bangunan rumah di area ini. Mushola, warung dan beberapa tree house.

Sedikit naik ke atas, di depan tree house ada bangunan yang dipakai sebagai Basecamp Sekendil. Cukup adem suasana di sini, dengan rimbun pepohonan dan tanaman Kopi.

Naik lagi kita sampai di simpangan, ditandai dengan papan penunjuk arah; ke kanan turun ke arah jalur Gebugan dan ke kiri naik mengarah ke kebun teh, Desa Promasan dan Puncak Ungaran.

Lanjut jalan naik, kita akan melewati jalan berbatu selebar mobil. Tidak begitu ngetrek kok, sambil melewati kebun kopi. Sekitar 30 menit kita akan sampai di area Kebun Teh.

Udara seger adem udah pasti, karena kebun teh ini berada di ketinggian sekitar 1500-1800 mdpl. Hijau seger terhampar, menyegarkan mata yang ngilu. Banyak spot dengan view yang menawan. Terlebih kabut yang sering turun justru menambah owsemm pemandangan. Buat yang lagi patah hati, dijamin pasti lupa kalau punya hati.

Di kebun teh ini ada camp area yang cukup luas. Jangan lupa registrasi jhon, soalnya pasti ada nanti dicek sama petugas jaganya. Dan setau saya pasti ada denda untuk tenda ilegal.

Sampai kemudian kita ketemu simpangan di tengah kebun teh, yang ke kiri naik mengarah ke Puncak Ungaran dan yang turun ke bawah mengarah ke Desa Promasan, Goa Jepang dan jalur Medini Boja.

Kalau mau summit, tinggal ngikutin jalur ke atas mengarah ke Pos 4. Ndak bakal nyasar kok, karena jalan cuma satu jalur tanpa simpangan, dan lagi petunjuk jalan sudah banyak terpasang.

Setelah 30 menit kami jalan menyusuri jalan yang membelah kebun teh, kami sampai di Desa Promasan.

Kami jajan di Rumah Bapak Ketua RT07/07, Desa Candi Promasan, Kelurahan Ngesrep Balong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, yang sekaligus warung.

Karena berada di tengah kebun teh, suasana sangat segar meskipun panas terik. Disini selain terdapat beberapa rumah penduduk, rumah para pemetik teh, ada juga lapangan yang biasa digunakan untuk berkemah. Mushola dan sumber mata air telah dibangun cantik, sarana MCK juga sangat bersih.

Sekitar 10 menit jalan dari Desa Promasan sampailah kita di Goa Jepang. Goa ini dibangun oleh tentara jepang untuk persembunyian dari serangan tentara sekutu.

Setelah menyusuri gelapnya Goa Jepang, kami sarapan di depan area Goa Jepang, sambil menikmati view Pano kebun teh mengarah ke puncak Gunung Ungaran. Benar-benar sebuah perjalanan yang menenangkan dan menyegarkan pikiran. Dengan trek yang sangat bersahabat, view full hijau, tidak terlalu jauh dan bahkan menghibur untuk anak-anak usia SD.

Sepanjang jalan turun kami sempat beristirahat di mata air yang ada tepat di jalur pendakian Pos I-II Gunung Ungaran. Sangat dingin, segar dan jernih. Bahkan ada beberapa pendaki yang mandi disana. Bersyukur masih mengalir deras di musim kemarau seperti ini.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA