Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 01 Des 2019 18:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Sungguh Nyata! Makanan Berlapis Emas di Dubai

Renky Liniaryadi
d'travelers
Foto 5 dari 5
Lokasinya pun menarik, di pinggir Jumeirah Lake.
Lokasinya pun menarik, di pinggir Jumeirah Lake.
detikTravel Community - Dubai memang begitu mewah dan berkelas Sampai-sampai saja, makanan berlapis emas saja ada!

Dubai dikenal juga sebagai The City of Gold karena harga emasnya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan negara-negara lain. Ini dikarenakan salah satunya karena pemerintah tidak membebankan pajak tinggi.

Berbagai benda yang terbuat dari emas pun bisa dengan mudah kita temui di sini. Tak cuma perhiasan, ada pula bangunan yang dinding dan closetnya terbuat dari emas. Bahkan makanan terbuat dari emas pun lazim kita temui di sini. Bagi saya, itu bagaikan terkena sentuhan emas Raja Midas dalam mitologi Yunani.

Saat itu saya berkesempatan makan malam di restoran The Little Bali di Dubai. Pemilik resto memang merupakan orang Arab, namun sebagian besar pegawainya adalah orang Indonesia karena untuk menjaga cita rasanya. Awalnya makanan yang disajikan berupa makanan tradisional khas Bali seperti ayam betutu. Namun setelah selesai makan, sang pemilik memberikan kejutan dengan menantang kami untuk menyantap beberapa makanan spesial di restonya, yaitu ayam goreng, mie goreng, dan es cendol. Semua itu adalah makanan yang biasa di Indonesia. Namun, yang jadi spesial adalah adanya lapisan emas 24 karat di atasnya.

Iya emas murni. Di Dubai, emas yang biasa digunakan untuk perhiasan, kini digunakan juga sebagai topping atau pelapis untuk memberikan sensasi tersendiri. Awalnya sempat ragu untuk memakannya, karena bagi saya logam mulia terlalu sayang untuk dimakan. Namun mereka meyakinkan kalau ini aman untuk dimakan, bahkan konon katanya bagus untuk kulit wajah.

Setelah yakin, akhirnya saya mencoba untuk meminum es cendol dulu. Hasilnya, emas yang tercampur santan es cendolnya berubah menjadi lembut seperti jelly, namun ketika sudah mencapai di mulut terasa renyah. Begitu juga saat memakan ayam. Emasnya membuat lebih renyah bagaikan menggigit aluminium foil, tapi sangat tipis sekali.

Sajian selanjutnya adalah makanan favorit anak kost yaitu mie goreng. Mie instan yang sangat terkenal di Indonesia ini jadi mewah karena ditaburi emas di atasnya. Rasanya pun lebih renyah dan berkilau dari biasanya. Lucunya lagi, terkadang emas tersebut tersangkut di gigi, jadi seolah-olah gigi kita jadi emas. Maka dari itu pastikan dulu, setelah makan tidak ada emas yang menempel di gigi, karena siapa tahu masih bisa digunakan untuk mas kawin.

Soal harga, yang jelas lebih mahal, mulai dari USD 40 per makanan. Buat yang punya kocek lebih, tak ada salahnya untuk mencoba sensasi ini ketika ke Dubai.

Menurut pengelola resto, ternyata konsep ini dilakukan agar makanan Indonesia lebih dapat dikenal di Dubai dan dunia, karena kota ini jadi salah satu tujuan wisata belanja emas di dunia.

Bagaimana, tertarik mencicipi hidangan ala Sultan?
BERITA TERKAIT
BACA JUGA