Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 13 Des 2019 15:41 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Naik ke Puncak Gunung Tertinggi di Indocina dalam 20 Menit

Sarah Tildjuir
d'travelers
Foto 1 dari 5
Piramida penanda puncak Fansipan
Piramida penanda puncak Fansipan
detikTravel Community -

Gunung Fansipan adalah gunung tertinggi di kawasan Indocina, Vietnam Utara. Untuk sampai ke Puncak Traveler bisa naik Cable Car hanya dalam waktu 20 menit.

Berkunjung ke kota Sa Pa di Vietnam Utara tidak akan lengkap tanpa 'menaklukkan' puncak tertinggi di Indocina, Gunung Fansipan. Letaknya di perbatasan provinsi Lao Cai dan Lai Chao, Vietnam Utara.

Dulu, perjalanan ke Fansipan dengan tinggi 3.143mdpl biasanya ditempuh dalam dua hingga tiga hari, tentunya dengan trekking melewati jalur yang berat. Tapi sekarang, untuk sampai ke puncak bisa ditempuh dalam waktu dua puluh menit saja!

Kabin cable carnya bisa menampung maksimal 35 orang sekali jalan. Beruntungnya saat saya ke sana, tidak begitu banyak orang yang berniat sama, jadinya kabin saya hanya ada sekitar 6 orang. Mungkin karena sampai dengan pagi itu, masih ada sedikit hujan setelah sehari sebelumnya hujan lebat di Sa Pa, sampai jarak pandang tidak begitu jauh. Jadilah saya leluasa bolak-balik di dalam kabin untuk menikmati pemandangan cantik lembah Muong Hoa yang kami lintasi.

Saya tidak sabar menantikan waktu kabin akan menembus awan sebelum tiba di stasiun Fansipan. Meskipun takut ketinggian dan ini bukan perjalanan pertama saya dengan cable car, saya sangat antusias. I'm going to conquer the Roof of Indochina, ya meskipun tidak dengan cara konvensional seperti para pecinta alam. Sayang sekali, bahkan hingga patung Buddha raksasa di Fansipan sudah kelihatan jelas, tidak ada awan ataupun kabut yang kelihatan sama sekali!

Hari itu Fansipan sangat cerah. Pemandu lokal saya mengatakan kalau saya beruntung, karena bisa dapet cuaca segitu baiknya. Kota Sa Pa bahkan kelihatan jelas dari atas sana.

Nah, setelah tiba di stasiun Fansipan, kita masih harus mendaki 600 anak tangga ke puncak Fansipan. Tapi tenang, meskipun jarang olahraga, saya bisa ke puncak dengan ceria karena memilih naik Funicular, kereta merah yang siap membawa kita tepat ke puncak Fansipan, di mana ada piramida logam yang menjadi summit sign Fansipan. Oh iya, harga funicular one-way VND 80.000 atau sekitar Rp 48.000, relatif murah menurut saya.

Meskipun agak salah kostum hari itu, saya memakai pakaian ala winter karena malam sebelumnya Sa Pa sangat dingin dan memang sudah diwanti-wanti oleh pemandu untuk memakai baju hangat. Tapi kenyataannya Fansipan sangat cerah.

Saya tetap semangat berfoto di summit sign Fansipan. For your information, summit sign yang asli sudah dipagari jadi tidak bisa didekati sama sekali oleh traveler. Jadi yang menjadi tempat untuk foto-foto adalah summit sign duplikasi yang kalau tidak salah ada sekitar 3 di sekitar summit sign yang asli.

Di dekat sana juga ada satu tiang bendera besar dengan bendera Vietnam berkibar gagah di puncaknya. Sementara di undakannya ada tulisan besar Fansipan 3.143m, pas untuk berfoto, apalagi dengan latar pegunungan hijau. You won't miss it for the sake of instagram feed by the way :)

Nah, karena saya beli tiket funicular hanya one way, maka perjalanan turun saya harus melewati 600 anak tangga itu. Ini memang rute paling disarankan, supaya kita bisa menikmati keadaan sekitar. Melihat kuil-kuil cantik, patung Buddha, patung Dewi Kwan Im dan pemandangan sekitar yang sayang banget untuk dilewatkan.

Karena saya harus kembali ke Hanoi hari itu juga dengan bus siang, maka saya hanya menghabiskan waktu sekitar dua jam di Fansipan. Agak terburu-buru sih. Tapi saya senang, karena cuaca segitu cerahnya.

Oh iya, jangan takut kelaparan ya di Fansipan, ada cafe dan beberapa food stall yang menjamin keberlangsungan hidup kita di sana.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA