Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 02 Feb 2020 11:09 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Cantiknya Bukit Anak Dara, Kembaran Rinjani Versi Mini

Agus Salim
d'travelers
Foto 1 dari 5
detikTravel Community -

Gunung Rinjani jadi destinasi populer bagi para pendaki. Sedang musim hujan, traveler yang mau merasakan Rinjani bisa mendaki ke Bukit Anak Dara.

Lombok, selain memiliki daerah pantai yang cantik dan indah juga memiliki daerah Pegunungan. Gunung Rinjani, merupakan gunung berapi tertinggi ke 3 di Indonesia. Tetapi, memasuki musim penghujan seperti bulan-bulan saat ini pendakian rinjani di tutup.

Tetapi tenang, untuk para traveler yang ingin menikmati gunung Rinjani masih ada solusi yang lain, yakni mendaki bukit-bukit di sekitaran atau di bawah gunung Rinjani. Seperti bukit Pergasingan yang sudah sangat terkenal, bukit Nanggi, Savana Propok, dan bukit Anak Dara salah satunya.

Kenapa bukit Anak Dara? Karena bukit ini seperti terletak di tengah-tengah antara semua bukit-bukit yang disebutkan di atas.

Mendaki bukit Anak Dara seperti mendaki miniatur dari gunung Rinjani. Bagaimana tidak, jalur pendakiannya hampir mirip dengan jalur pendakian gunung Rinjani tetapi lebih pendek.

Awal trakck saja sudah di suguhi dengan tanjakan yang belum terlalu terjal, di selingi dengan ilalang yang hampir menutupi badan. Setelah itu akan di sambut hutan yang lumayan lebat menutupi jalan.

Selain lebat hutan ini juga sangat menanjak. Setelah keluar dari hutan, tibalah di pos 1, semacam tanah lapang yang biasa di gunakan untuk rehat sejenak sebelum melanjutkan ke pos 2.

Dari pos 1 jalur sedikit melipir dari sisi bukit yang menjulang. Kemiringan hampir empat puluh lima derajat dan untuk itu para pendaki harus ekstra berhati-hati.

Setelah melewati kemiringan yang cukup seru, akhirnya tiba di post Dua. Sama seperti pos satu tadi yang merupakan salah satu lokasi dari tanah lapang yang berada di kawasan bukit Anak Dara.

Dari pos dua menelusuri jakur yang sangat eksotis menuju ke puncak Anak Dara yang merupak campground untuk mendirikan tenda. Meskipun jalur dari pos dua sedikit lebih panjang, tetapi jalur ini menawarkan lanskap alam yang sangat indah.

Pemandangan daerah Sembalun dengan persawahannya, hijaunya rumput yang hampir menutupi badan, belaian angin yang menjadi dingin karena diikuti kabut yang naik perlahan seakan mengucapkan selamat datang ke para pendaki.
Setelah menempuh perjalanan sekirar lima jam, maka tibalah di puncak bukit Anak Dara.

Karena bukit Anak Dara termasuk jarang di kunjungi, jadinya suasana ngecamp disini lebih terasa syahdu dan sepi. Tenda-tenda juga tidak banyak yang berdiri.

Dari puncak bukit Anak Dara kita dapat menikmati keindahan alam sembalun secara keseluruhan .Paginya bisa menikmati sunset yang konon dari daerah ini terbit dari sebelah timur yang langsung menghdap selat Alas, sumbawa. Beberapa gili terlihat jelas dari bukit anak dara.

Berjejer membentuk lingkaran, Bukit nanggo, bukit, pergasingan, savana propok, bukit sempana, dan tentunya Rinjani yang berdiri syahdu diterpa cahaya mentari. Dari sini seakan-akan kerinduan akan Rinjani terobati sudah.

Bukit anak dara sendiri terletak di Desa Sembalun Lawang, Sembalun, Lombok Timur. Akses ke lokasi dari mataram atau bandara juga sudah termasuk bagus. Banyak kendaraan bisa digunakan untuk ke lokasi.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA