Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 03 Agu 2020 12:41 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Kemah Gaya Overland di Ranca Cangkuang Bandung

Yulianto Adi
d'travelers
Foto 1 dari 5
Jalan berbatu menuju lokasi Ranca Cangkuang
Jalan berbatu menuju lokasi Ranca Cangkuang
detikTravel Community -

Kemah gaya overland menjadi salah satu alternatif liburan aman di tengah Corona. Salah satunya di Ranca Cakuang, Ciwidey, Bandung.

Di masa pandemi ini, sering kita mendengar kata overland atau pun overlanding. Yang dimaksud dengan overland adalah berjalan dari satu tempat ke tempat lain menggunakan kendaraan bermotor. Overland tidak selalu harus menggunakan kendaraan 4WD, namun kebanyakan orang menganggapnya demikian.

Cara liburan overland ini semakin digemari oleh masyarakat Indonesia, dan overland camping menjadi salah satu trend di masa pancemi ini. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya melakukan overland camping menuju Ranca Cangkuang, Ciwidey.

Perjalanan dimulai dari Bintaro dengan menempuh waktu kurang lebih 3,5 jam melalui tol Japek, tol Padaleunyi dan keluar di GT Soreang. Dari sini dilanjutkan perjalana menuju ciwidey, lalu menuju Ranca Cangkuang.

Akses jalan masuk menuju Bumi Perkemahan (Buper) Ranca Cangkuang harus melalui kebun teh dimana jalanannya hanya mengandalkan bebatuan dan tanah selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu anda akan sampai di Gerbang Buper.

Biaya masuk (saat itu bukan weekend) adalah Rp 50.000 per kendaraan (tidak menghitung jumlah orang). Menariknya, di Buper ini kita dapat memasukan kendaraan ke area spot tenda, sehingga kita tidak perlu repot untuk membawa barang-barang perlengkapan berkemah kita menuju lokasi. Cukup diturunkan saja dari kendaraan, dan anda siap untuk mendirikan tenda.

Setelah membayar biaya masuk, saya sempat bertanya kepada petugas tiket mengenai penjagaan di lokasi tersebut, ternyata apabila bukan week end tidak ada penjaga yang bertugas. Ditambah lagi saat itu sekitar pukul 3 sore dan belum ada orang lain yang berkemah di tempat itu.

Saya cukup merasa was was mendengar pengakuan penjaga tiket itu, ditambah lagi sebelum berangkat menuju Buper saya googling mengenai Ranca Cangkuang dan yang paling banyak muncul adalah tentang seram nya tempat tersebut dan pengunjung sering kali mendengar suara aneh maupun penampakan makhluk astral.

Namun nasi sudah menjadi bubur, show must go on. Saya segera masuk lokasi buper dan dengan leluasa memilih spot terbaik yang ada.

Karena saya menggunakan kendaraan 4WD, maka eksplorasi dapat lebih maksimal. Sedangakan bagi anda yg tidak menggunakan kendaraan 4WD anda masih dpat memilik spot yang menarik kok.

Spot favorit adalah di tepi sungai, namun dengan pertimbangan berisik suara air di malam hari, terlebih lagi saat itu tidak ada pengunjung lain, maka saya putuskan untuk menghindar bibir sungai untuk mencegah hal yang tidak diingikan.

Setelah selesai mendirikan tenda, waktu menunjukan pukul 5 sore, dan kabut sempat turun sesaat. Namun tidak lama setelah itu ada beberapa opengunjung lain yang datang dan mendirikan tenda di dekat area saya. Lega rasanya ada orang lain di sana.

Hari semakin gelap dan ternyata suhu udara pun semakin dingin. Kami membuat api unggun yang kayu bakar nya dapat dipesan ke warga sekitar yang melintas dengan biaya Rp 30.000 per ikat, namun ternyata setelah kayu bakarnya datang, yang datang itu bambu bakar bukan kayu bakar. Tapi ya sudahlah.

Semakin malam udara semakin dingin, namun pengunjung semakin ramai ternyata.

Mitos mengenai seram nya tempat ini ternyata tidak terbukti. Tempat ini cukup nyaman dan indah untuk dinikmati.

Namun anda harus menyiapkan baju hangat dan selimut yang tebal dikarenakan suhu udara di malam menjelang pagi hari dapat mencapai 12 derajat celcius.

Ketika pagi datang, anda dapat menikmati sunrise dari kebun teh. Dan Anda akan takjub merasakan kehangatan matahari terbit dan juga kabut yang muncul sepanjang aliran sungai, sangat indah.

Untuk keperluan MCK, tersedia toilet di pintu masuk. Toilet yang tersedia cukup bersih dan cukup layak, Anda pun dapat bermain di tepi sungai di pagi hari dikarenakan air nya cukup jernih di pagi hari.

Selamat mencoba.



BERITA TERKAIT
BACA JUGA