Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 03 Agu 2020 15:30 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Sungai Nam Ou, Sumber Kehidupan Masyarakat Laos Utara

Lena Ellitan
d'travelers
Foto 1 dari 5
Sungai Nam Ou dan Perbukitan Karst yang masih diselimuti kabut
Sungai Nam Ou dan Perbukitan Karst yang masih diselimuti kabut
detikTravel Community -

Perjalanan ke Luang Prabang yang berlanjut ke Nong Khiaw telah membawa saya melihat secuil surga di negara Laos bagian utara. Sungai Nam Ou, perbukitan Karst dan kota kecil Nong Khiaw adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan membangun keindahan yang luar biasa.

Nam Ou adalah sebuah sungai yang memiliki arti sungai mangkuk nasi adalah salah satu sungai terpenting di Laos. Sungai ini mengalir sepanjang 448 kilometer dari Provinsi Phongsaly ke Provinsi Luang Prabang. Sungai terus mengalir sampau di Muang Ou Nua, dekat perbatasan Lao-Cina dan melintasi pegunungan dan ngarai Laos utara sampai bertemu dengan Sungai Mekong di Ban Pak Ou.

Seperti panjangnya aliran sungai Mekong, Sungai Nam Ou adalah satu-satunya saluran alami yang cocok untuk transportasi kapal besar. Nam Ou adalah salah satu dari 12 anak sungai utama Sungai Mekong.

Sungai ini memiliki luas total hampir 26.000 kilometer persegi. Di dekat pertemuannya dengan Mekong terdapat Gua Pak Ou, yang terkenal dengan patung Buddha mereka.

Sungai ini juga dikelilingi oleh batu kapur, hutan, dan lembah. Sungai mendukung penanaman padi Laos.

Sungai Nam Ou merupakan rumah bagi habitat 84 spesies ikan. Di bagian utara sungai Nam Ou mengalir melalui Kawasan Lindung Nasional Phou Den Din yang merupakan rumah bagi gajah Asia, harimau Indochina, siamang pipi putih, dan siamang besar yang bermata besar. Ini semua spesies yang terancam punah. Sungai ini juga menyediakan habitat bagi burung-burung di sungai, berang-berang, dan reptil, dengan banyak yang dikategorikan terancam punah.

Nam Ou juga merupakan sumber kehidupan bagi desa etnis minoritas yang berbeda dengan generasi sejarah terletak di sungai dan mengandalkan sungai untuk bertahan hidup. Para penduduk setempat mengumpulkan sumber daya dari sungai dan hutan di sekitarnya untuk pendapatan, makanan, dan praktik spiritual.

Begitu kita memasuki Kota Nong Khiaw, maka kita akan langsung disambut pemandangan indah sungan Nam Ou dan jempatan kota. Bersyukur kepada Tuhan atas nikmat keindahaan dan kedamaian yang saya rasakan begitu menginjakkan kaki ditepian sungai Nam Ou.



BERITA TERKAIT
BACA JUGA