Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Rabu, 20 Mar 2013 18:20 WIB

Tembagapura - Kesempatan melihat salju abadi di Puncak Cartenz, adalah pengalaman tiada dua. Di gunung tertinggi di Indonesia itu, salju menghampar bagaikan di Eropa.

Puncak Cartenz di Pegunungan Jayawijaya dengan ketinggian 4.884 mdpl adalah gunung tertinggi di Indonesia. Melihat puncak gunungnya yang tertutup salju abadi adalah pengalaman sekali seumur hidup yang tak boleh dilewatkan (Fitraya/detikTravel)
Untuk terbang ke atas Cartenz, kami akan memakai helikopter kecil dari Airfast. Kami harus bergantian naik helikopter dengan karyawan PT Freeport Indonesia dan warga lokal Papua dengan tujuan masing-masing (Fitraya/detikTravel)
Kami pun terbang mengudara! Kapten Joko Prasetyo yang cukup senior di Airfast menjadi pilot helikopter. Beginilah pemandangan Pegunungan Jayawijaya dilihat dari dalam helikopter (Fitraya/detikTravel)
Kami melintas di atas Bandara Mulu, bandara perintis di kawasan sangat terpencil di atas sebuah bukit yang sangat curam. Bandara dengan landasan tanah ini hanya bisa didarati pesawat kecil jenis Twin Otter saja (Fitraya/detikTravel)
Dari situ kami terbang semakin tinggi ke atas Tambang Grasberg. Dari udara, kawah tambang raksasa yang diameternya mencapai 4 km terlihat jelas (Fitraya/detikTravel)
Seluruh kegiatan pertambangan di Grasberg terlihat jelas dari udara (Fitraya/detikTravel)
Di bawah Cartenz, saya melihat Danau Larson dan Danau Biru. Ini adalah danau yang menjadi jalur pendakian ke Puncak Cartenz (Fitraya/detikTravel)
Akhirnya... Helikopter kami terbang di atas Cartenz. Mendekati puncak lebih tepatnya. Kapten Joko memperingatkan sudah ada pembentukan awan di atas Cartenz, sehingga kami tidak bisa terbang lebih dekat lagi (Fitraya/detikTravel)
Salju abadi itu, menghampar putih di atas gunung berbatu di atas Cartenz. Permukaannya tampak mulus, nyaris tidak pernah ada yang menyentuhnya. 4.884 Mdpl memang bukan ketinggian yang main-main (Fitraya/detikTravel)
Suasana di dalam helikopter selama penerbangan. Headphone dipakai agar telinga tidak bising (Fitraya/detikTravel)
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Ini Dia Salju Abadi di Puncak Cartenz
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads