Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 24 Okt 2016 18:10 WIB

PHOTOS

Potret Komplek Kuil Raja Hung, Sang Bapak Bangsa Vietnam

Phong Cau - Liburan ke Vietnam, sekalian saja mampir ke Kuil Hung King atau Raja Hung. Selain bisa mengenal sosok Raja Hung, komplek kuilnya juga indah.

Kuil Hung King berlokasi di pegunungan Nghia Linh, Distrik Phong Chau, Provinsi Phu Tho. Objek wisata terdiri sejumlah bangunan seni asitektur mengagumkan itu meliputi Ha Temple, Gieng Temple, Trung Temple, Thuong Temple, Gieng Temple, Thien Quoang Pagoda, dan Hung Vuong Mausoleum (Baban/detikTravel)
Kuil Hung King berlokasi di pegunungan Nghia Linh, Distrik Phong Chau, Provinsi Phu Tho. Objek wisata terdiri sejumlah bangunan seni asitektur mengagumkan itu meliputi Ha Temple, Gieng Temple, Trung Temple, Thuong Temple, Gieng Temple, Thien Quoang Pagoda, dan Hung Vuong Mausoleum (Baban/detikTravel)
Meski guyuran keringat membasahi baju lantaran harus berjuang menapaki ratusan anak tangga yang menanjak, rona belasan orang ini tampak riang dibalut rasa penasaran soal wujud bangunan bersejarah tersebut. Kuil Hung King menjadi simbol semangat dan persatuan Vietnam (Baban/detikTravel)
Meski guyuran keringat membasahi baju lantaran harus berjuang menapaki ratusan anak tangga yang menanjak, rona belasan orang ini tampak riang dibalut rasa penasaran soal wujud bangunan bersejarah tersebut. Kuil Hung King menjadi simbol semangat dan persatuan Vietnam (Baban/detikTravel)
Sekeliling kompleks Hung King bertengger pohon-pohon tinggi besar. Suasana rindang ini mengingatkan objek wisata di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia (Baban/detikTravel)
Sekeliling kompleks Hung King bertengger pohon-pohon tinggi besar. Suasana rindang ini mengingatkan objek wisata di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia (Baban/detikTravel)

Kuil Ha dibangun sejak abad ke-15. Siang itu sejumlah turis dan peziarah terlihat membawa dupa di halaman Kuil Ha (Baban/detikTravel)
Kuil Ha dibangun sejak abad ke-15. Siang itu sejumlah turis dan peziarah terlihat membawa dupa di halaman Kuil Ha (Baban/detikTravel)
Selanjutnya mereka meneruskan masuk ke area dalam gedung kuil yang didominasi cat merah ini (Baban/detikTravel)
Selanjutnya mereka meneruskan masuk ke area dalam gedung kuil yang didominasi cat merah ini (Baban/detikTravel)

Wisatawan usai menengok Kuil Ha, bisa meneruskan perjalanan menuju Kuil Trung. Sebanyak 168 anak tangga menyertai langkah kaki untuk tiba di lokasi candi yang bagian halamannya ada sejumlah batu teronggok di lantai melingkar (Baban/detikTravel)
Wisatawan usai menengok Kuil Ha, bisa meneruskan perjalanan menuju Kuil Trung. Sebanyak 168 anak tangga menyertai langkah kaki untuk tiba di lokasi candi yang bagian halamannya ada sejumlah batu teronggok di lantai melingkar (Baban/detikTravel)
Berlanjut mendaki 102 anak tangga ke Kuil Thuong. Hikayat candi ini merupakan area eksklusif untuk para raja keturunan Hung Vuong untuk menyembah Dewa Matahari, Dewa Bumi, Dewa Kemakmuran dan pahlawan legendaris setempat bernama Saint Dong (Baban/detikTravel)
Berlanjut mendaki 102 anak tangga ke Kuil Thuong. Hikayat candi ini merupakan area eksklusif untuk para raja keturunan Hung Vuong untuk menyembah Dewa Matahari, Dewa Bumi, Dewa Kemakmuran dan pahlawan legendaris setempat bernama Saint Dong (Baban/detikTravel)
Sekalian jalan pulang, pengunjung mulai menuruni tangga yang melewati makam King Hung generasi keenam. Konon kabarnya, King Hung generasi keenam ini usai menaklukkan musuh saat perang, dia melepas pakaian lalu gugur di lokasi tersebut atau tepatnya di bawah pohon Kim giao (Baban/detikTravel)
Sekalian jalan pulang, pengunjung mulai menuruni tangga yang melewati makam King Hung generasi keenam. Konon kabarnya, King Hung generasi keenam ini usai menaklukkan musuh saat perang, dia melepas pakaian lalu gugur di lokasi tersebut atau tepatnya di bawah pohon Kim giao (Baban/detikTravel)
Turun lagi, wisatawan dapat menjumpai Kuil Gieng yang berada di kaki gunung. Tempat tersebut di dalamnya terdapat satu sumur tua. Cerita berkembang, mata air itu dijadikan cermin oleh dua anak perempuan King Hung ke-18 bernama Ngoc Hoa dan Tien Dung (Baban/detikTravel)
Turun lagi, wisatawan dapat menjumpai Kuil Gieng yang berada di kaki gunung. Tempat tersebut di dalamnya terdapat satu sumur tua. Cerita berkembang, mata air itu dijadikan cermin oleh dua anak perempuan King Hung ke-18 bernama Ngoc Hoa dan Tien Dung (Baban/detikTravel)
Tiap tahunnya rutin digelar Festival Hung King Temple. Festival tersebut berhasil membetot wisatawan domestik dan mancanegara (Baban/detikTravel)
Tiap tahunnya rutin digelar Festival Hung King Temple. Festival tersebut berhasil membetot wisatawan domestik dan mancanegara (Baban/detikTravel)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA