Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 12 Des 2018 08:50 WIB

PHOTOS

Foto: Gua Pawon dan Manusia Purba di Jabar

Rachmadi Rasyad
detikTravel

Bandung Barat - Kabupaten Bandung Barat memiliki destinasi menarik untuk liburan akhir tahun nanti. Salah satu tempatnya adalah Gua Pawon yang punya manusia purba.

Situs purbakala Gua Pawon ada di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Di dalamnya terdapat rangka manusia dan benda-benda prasejarah berusia ribuan tahun. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Situs purbakala Gua Pawon ada di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Di dalamnya terdapat rangka manusia dan benda-benda prasejarah berusia ribuan tahun. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Situs tersebut berada di antara himpitan pabrik kapur. Letak situs yang berdekatan dengan objek wisata Stone Garden memang tersembunyi tapi akses jalannya sudah sangat baik. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Situs tersebut berada di antara himpitan pabrik kapur. Letak situs yang berdekatan dengan objek wisata Stone Garden memang tersembunyi tapi akses jalannya sudah sangat baik. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Setibanya di Gua Pawon, terdapat 63 anak tangga yang mesti dilalui untuk menuju situs rangka manusia. Bebatuan kapur di sisi kanan dan kiri serta aroma menyengat kotoran kelelawar akan menemani perjalanan pengunjung sampai ke sana. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Setibanya di Gua Pawon, terdapat 63 anak tangga yang mesti dilalui untuk menuju situs rangka manusia. Bebatuan kapur di sisi kanan dan kiri serta aroma menyengat kotoran kelelawar akan menemani perjalanan pengunjung sampai ke sana. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Jika musim hujan, tanah basah akan menyulitkan pengunjung karena licin. Oleh sebab itu, disarankan untuk mengunjungi situs tersebut pada musim kemarau. Adapun fasilitas mulai dari musala hingga toilet umum sudah tersedia di sana. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Jika musim hujan, tanah basah akan menyulitkan pengunjung karena licin. Oleh sebab itu, disarankan untuk mengunjungi situs tersebut pada musim kemarau. Adapun fasilitas mulai dari musala hingga toilet umum sudah tersedia di sana. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Penjaga Gua Pawon Handi (46) menuturkan 7 rangka manusia berjenis kelamin pria dan wanita telah ditemukan oleh peneliti dan termasuk ke dalam Ras Mongoloid. Adapun penentuan jenis kelamin diteliti berdasarkan bentuk rahangnya. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Penjaga Gua Pawon Handi (46) menuturkan 7 rangka manusia berjenis kelamin pria dan wanita telah ditemukan oleh peneliti dan termasuk ke dalam Ras Mongoloid. Adapun penentuan jenis kelamin diteliti berdasarkan bentuk rahangnya. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

7 Rangka tersebut ditemukan di 2 waktu berbeda. 4 Rangka manusia yang ditemukan tahun 2003 berusia 7.300-9.500 tahun sedangkan 3 rangka lainnya ditemukan tahun 2017 dan berusia 10.000-12.000 tahun. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

7 Rangka tersebut ditemukan di 2 waktu berbeda. 4 Rangka manusia yang ditemukan tahun 2003 berusia 7.300-9.500 tahun sedangkan 3 rangka lainnya ditemukan tahun 2017 dan berusia 10.000-12.000 tahun. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Rangka manusia yang terdapat di sana ditemukan setelah peneliti melakukan penggalian selama 10 hari pada lubang berukuran 2 x 2 meter dengan kedalaman 140 cm. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Rangka manusia yang terdapat di sana ditemukan setelah peneliti melakukan penggalian selama 10 hari pada lubang berukuran 2 x 2 meter dengan kedalaman 140 cm. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Ketika ditemukan, rangka tersebut dalam posisi melipat persis seperti manusia yang berada dalam kandungan. Diduga posisi tersebut merupakan tanda dari penguburan pada masa itu. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

Ketika ditemukan, rangka tersebut dalam posisi melipat persis seperti manusia yang berada dalam kandungan. Diduga posisi tersebut merupakan tanda dari penguburan pada masa itu. (Rachmadi Rasyad/detikTravel)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA