Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Feb 2019 08:55 WIB

PHOTOS

Potret Toleransi Beragama Masyarakat Kampung Sawah, Bekasi

Bekasi - Masyarakat Kampung Sawah di Kota Bekasi telah lama akur dalam perbedaan agama. Berikut adalah potret dari kemajemukan itu.

Kampung Sawah di Kota Bekasi dikenal akan masyarakatnya yang majemuk. Buktinya, ada masjid dan gereja yang saling berdampingan (Randy/detikTravel)

Kampung Sawah di Kota Bekasi dikenal akan masyarakatnya yang majemuk. Buktinya, ada masjid dan gereja yang saling berdampingan (Randy/detikTravel)


Paroki Servatius di Kampung Sawah. Gereja ini dikenal sebagai bentuk akulturasi antara budaya Betawi setempat dan agama Katolik (Randy/detikTravel)

Paroki Servatius di Kampung Sawah. Gereja ini dikenal sebagai bentuk akulturasi antara budaya Betawi setempat dan agama Katolik (Randy/detikTravel)


Matheus Nalih Ungin (kiri) dan Romo Yohanes dari Gereja Servatius. Bagi mereka, agama Katolik merangkul budaya Betawi dan begitu juga sebaliknya (Randy/detikTravel)

Matheus Nalih Ungin (kiri) dan Romo Yohanes dari Gereja Servatius. Bagi mereka, agama Katolik merangkul budaya Betawi dan begitu juga sebaliknya (Randy/detikTravel)


Salah satu akulturasi itu bisa dilihat dari ondel-ondel dan lagu pujian bernuansa Betawi yang dinyanyikan oleh paduan suara setempat (Randy/detikTravel)

Salah satu akulturasi itu bisa dilihat dari ondel-ondel dan lagu pujian bernuansa Betawi yang dinyanyikan oleh paduan suara setempat (Randy/detikTravel)


Pertama kali agama Kristen masuk ke Kampung Sawah di abad ke-18 lewat Belanda. Inilah Gereja Kristen Pasundan Kampung Sawah yang adalah gereja tertua di sana (Randy/detikTravel)

Pertama kali agama Kristen masuk ke Kampung Sawah di abad ke-18 lewat Belanda. Inilah Gereja Kristen Pasundan Kampung Sawah yang adalah gereja tertua di sana (Randy/detikTravel)


Majelis Pengurus Harian Gereja Kristen Pasundan Kampung Sawah, Hiskia Ekatana Dani (kanan), serta Pendeta Dewi Agustina dan Pendeta William Hendarmin yang memberi kata sambutan (Randy/detikTravel)

Majelis Pengurus Harian Gereja Kristen Pasundan Kampung Sawah, Hiskia Ekatana Dani (kanan), serta Pendeta Dewi Agustina dan Pendeta William Hendarmin yang memberi kata sambutan (Randy/detikTravel)


Masjid Al Jauhar Yasfi yang lokasinya berada persis di samping GKP Kampung Sawah (Randy/detikTravel)

Masjid Al Jauhar Yasfi yang lokasinya berada persis di samping GKP Kampung Sawah (Randy/detikTravel)


Ustaz Ali sekaligus Tamir Al Jauhar Yasfi. Baginya yang besar dan lahir di sana, perbedaan adalah hal biasa baginya (Randy/detikTravel) 

Ustaz Ali sekaligus Ta'mir Al Jauhar Yasfi. Baginya yang besar dan lahir di sana, perbedaan adalah hal biasa baginya (Randy/detikTravel)

 

Menurutnya, masyarakat Kampung Sawah sudah terbiasa hidup dalam kemajemukan. Sungguh indah rasanya jika bisa berdamai dalam perbedaan (Randy/detikTravel)

Menurutnya, masyarakat Kampung Sawah sudah terbiasa hidup dalam kemajemukan. Sungguh indah rasanya jika bisa berdamai dalam perbedaan (Randy/detikTravel)


Perjalanan ditutup dengan kunjungan sosial ke Yayasan Kampus Diakonia Modern (KDM). Traveler bisa bermain dengan anak-anak yatim piatu dari berbagai latar belakang dan agama (Randy/detikTravel)

Perjalanan ditutup dengan kunjungan sosial ke Yayasan Kampus Diakonia Modern (KDM). Traveler bisa bermain dengan anak-anak yatim piatu dari berbagai latar belakang dan agama (Randy/detikTravel)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA