Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 27 Feb 2019 09:55 WIB

PHOTOS

Foto: Saksi Bisu Bom Atom Hiroshima

Bona
detikTravel

Hiroshima - Serangan bom atom di Hiroshima, Jepang menjadi sejarah penting dunia. Gedung-gedung yang tersisa jadi saksi bisu sebagai monumen perdamaian.

Hiroshima Peace Memorial atau Genbaku Dome adalah monumen penting bagi masyarakat Jepang. Di tempat inilah, bom atom pertama dijatuhkan di Jepang. (Bonauli/detikTravel)
Hiroshima Peace Memorial atau Genbaku Dome adalah monumen penting bagi masyarakat Jepang. Di tempat inilah, bom atom pertama dijatuhkan di Jepang. (Bonauli/detikTravel)
Genbaku Dome merupakan titik pertama yang akan traveler temui untuk memulai napak tilas tentang serangan bom nuklir di Jepang. (Bonauli/detikTravel)
Genbaku Dome merupakan titik pertama yang akan traveler temui untuk memulai napak tilas tentang serangan bom nuklir di Jepang. (Bonauli/detikTravel)
Bangunan ini dulunya merupakan Hiroshima Prefekture Industrial Promotion Hall. Bangunan ini didesain oileh arsitek Ceko, Jan Letzel pada tahun 1915. (Bonauli/detikTravel)
Bangunan ini dulunya merupakan Hiroshima Prefekture Industrial Promotion Hall. Bangunan ini didesain oileh arsitek Ceko, Jan Letzel pada tahun 1915. (Bonauli/detikTravel)
Saat itu bangunan ini digunakan untuk pelayanan konsulat, dan pameran produk-produk. Gedung ini juga digunakan untuk pameran kesenian dan kegiatan budaya. (Bonauli/detikTravel)
Saat itu bangunan ini digunakan untuk pelayanan konsulat, dan pameran produk-produk. Gedung ini juga digunakan untuk pameran kesenian dan kegiatan budaya. (Bonauli/detikTravel)
Walau telah hancur bagian atasnya, bangunan ini masih tegap di beberapa sisi. Sejak kejadian bersejarah tersebut, bangunan ini diberi nama A-bomb Dome. (Bonauli/detikTravel)
Walau telah hancur bagian atasnya, bangunan ini masih tegap di beberapa sisi. Sejak kejadian bersejarah tersebut, bangunan ini diberi nama A-bomb Dome. (Bonauli/detikTravel)
UNESCO pada tahun 1996 menetapkan status Situs Warisan dunia untuk A-bomb Dome. Bangunan ini pun resmi menjadi Hiroshima Peace Memorial. (Bonauli/detikTravel)
UNESCO pada tahun 1996 menetapkan status Situs Warisan dunia untuk A-bomb Dome. Bangunan ini pun resmi menjadi Hiroshima Peace Memorial. (Bonauli/detikTravel)
Di sekeliling A-bomb Dome ada nisan peringatan untuk warga yang tewas dalam serangan tersebut. Bunga di kanan kiri nisan menjadi tanda duka mendalam yang tak tergantikan. (Bonauli/detikTravel)
Di sekeliling A-bomb Dome ada nisan peringatan untuk warga yang tewas dalam serangan tersebut. Bunga di kanan kiri nisan menjadi tanda duka mendalam yang tak tergantikan. (Bonauli/detikTravel)
Sekeliling A-bomb Dome diberi pagar pembatas. Peringatan untuk tidak masuk dan adanya alarm untuk penjagaan disertakan dibeberapa tempat. (Bonauli/detikTravel)
Sekeliling A-bomb Dome diberi pagar pembatas. Peringatan untuk tidak masuk dan adanya alarm untuk penjagaan disertakan dibeberapa tempat. (Bonauli/detikTravel)
Peace Memorial Park memiliki luas 120.000 meter persegi dan terbagi dalam beberapa bagian. Setelah berkeliling di A-bomb Dome, wisatawan bisa berjalan menyurusi Sungai Ota. (Bonauli/detikTravel)
Peace Memorial Park memiliki luas 120.000 meter persegi dan terbagi dalam beberapa bagian. Setelah berkeliling di A-bomb Dome, wisatawan bisa berjalan menyurusi Sungai Ota. (Bonauli/detikTravel)
Berada di seberang Sungai Ota, ada Monumen Perdamaian Anak. Taman ini diberi simbol seorang anak yang mengangkat origami berbentuk burung bangau. (Bonauli/detikTravel)
Berada di seberang Sungai Ota, ada Monumen Perdamaian Anak. Taman ini diberi simbol seorang anak yang mengangkat origami berbentuk burung bangau. (Bonauli/detikTravel)
Lewat dari Monumen Perdamaian Anak, ada 2 tugu penting yang bernama Pond of Peace dan Flame of Peace. Inilah 2 monumen yang jadi tanda perdamaian dunia yang bebas dari senjata nuklir. (Bonauli/detikTravel)
Lewat dari Monumen Perdamaian Anak, ada 2 tugu penting yang bernama Pond of Peace dan Flame of Peace. Inilah 2 monumen yang jadi tanda perdamaian dunia yang bebas dari senjata nuklir. (Bonauli/detikTravel)
Di desain oleh Profesor Kenzo Tange, dari Universitas Tokyo, monumen ini memiliki simbol seperti tangan yang terbuka. Di tengah monumen ini terdapat api menyala yang dipersembahkan dari 35 kuil dan gereja. (Bonauli/detikTravel)
Di desain oleh Profesor Kenzo Tange, dari Universitas Tokyo, monumen ini memiliki simbol seperti tangan yang terbuka. Di tengah monumen ini terdapat api menyala yang dipersembahkan dari 35 kuil dan gereja. (Bonauli/detikTravel)
Lurus di depannya, terdapat Pond of Peace. Menjadi satu dalam aliran air kolam, Pon of Peace dibangun pada tanggal 31 Juli 1957. Monumen dibangun dengan simbol menyerupai gelombang. (Bonauli/detikTravel)
Lurus di depannya, terdapat Pond of Peace. Menjadi satu dalam aliran air kolam, Pon of Peace dibangun pada tanggal 31 Juli 1957. Monumen dibangun dengan simbol menyerupai gelombang. (Bonauli/detikTravel)
Di depan monumen terdapat gerbang yang terdiri dari kata-kata perdamaian. Gerbang tersebut disahkan dengan perkataan damai dari 49 bahasa. (Bonauli/detikTravel)
Di depan monumen terdapat gerbang yang terdiri dari kata-kata perdamaian. Gerbang tersebut disahkan dengan perkataan damai dari 49 bahasa. (Bonauli/detikTravel)
Bagian tengah monumen dibuat bolong dan langsung menghadap ke A-bomb Dome. Bunga dan kata-kata perdamaian terpampang manis di depan monumen ini. (Bonauli/detikTravel)
Bagian tengah monumen dibuat bolong dan langsung menghadap ke A-bomb Dome. Bunga dan kata-kata perdamaian terpampang manis di depan monumen ini. (Bonauli/detikTravel)
Dari monumen ini kamu bisa langsung menyambangi Hiroshima National Peace Memorial Hall for Atomic Bomb Victims. (Bonauli/detikTravel)
Dari monumen ini kamu bisa langsung menyambangi Hiroshima National Peace Memorial Hall for Atomic Bomb Victims. (Bonauli/detikTravel)
Ada lagi bangunan yang juga jadi saksi bisu serangan bom atom, walau jarang disebutkan, namanya Fuel Hall. Fuel Hall dibangun tahun 1929 dan digunakan sebagai Taishoya Kimono Shop. (Bonauli/detikTravel)
Ada lagi bangunan yang juga jadi saksi bisu serangan bom atom, walau jarang disebutkan, namanya Fuel Hall. Fuel Hall dibangun tahun 1929 dan digunakan sebagai Taishoya Kimono Shop. (Bonauli/detikTravel)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA