Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 28 Mei 2019 10:55 WIB

PHOTOS

Foto: Kereta Bergaya Rumah Tradisional Jepang

Kyoto - Negeri Sakura Jepang memang paling peduli soal budaya dan sejarahnya. Yang terbaru, mereka menghadirkan kereta yang terinspirasi dari rumah tradisional Jepang.

Baru-baru ini Jepang mengeluarkan varian kereta terbarunya yang diberi nama Kyotrain Garaku, terinspirasi dari rumah tradisional Jepang yang disebut dengan Ryokan (hankyu.co.jp) 

Baru-baru ini Jepang mengeluarkan varian kereta terbarunya yang diberi nama Kyotrain Garaku, terinspirasi dari rumah tradisional Jepang yang disebut dengan Ryokan (hankyu.co.jp)

 

Kereta Kyotrain Garaku beroperasi setiap weekend dan tanggal merah. Dapat dikenali lewat eksteriornya yang bercorak hitam dan emas (Twitter) 

Kereta Kyotrain Garaku beroperasi setiap weekend dan tanggal merah. Dapat dikenali lewat eksteriornya yang bercorak hitam dan emas (Twitter)

 

Penampakan interior kereta yang tak ada ubahnya dengan suasana di dalam rumah adat Jepang bergaya Ryokan (Twitter)

Penampakan interior kereta yang tak ada ubahnya dengan suasana di dalam rumah adat Jepang bergaya Ryokan (Twitter)


Kereta dengan interior unik itu hadir untuk melayani Hankyu Railway yang menghubungkan Kyoto dan Osaka terhitung Maret 2019 (Twitter)

Kereta dengan interior unik itu hadir untuk melayani Hankyu Railway yang menghubungkan Kyoto dan Osaka terhitung Maret 2019 (Twitter)


 Sejumlah partisi kayu yang mmeisahkan ruangan di dalam kereta kian membuat interior makin menyerupai ryokan. Rasanya sulit dipercaya kalau ini ada di dalam gerbong kereta (Twitter) 

 Sejumlah partisi kayu yang mmeisahkan ruangan di dalam kereta kian membuat interior makin menyerupai ryokan. Rasanya sulit dipercaya kalau ini ada di dalam gerbong kereta (Twitter)

 

Setiap gerbong pun dihias dengan dekor dinding yang terinspirasi dari empat musim di Jepang. Contohnya, musim gugur ditandai dengan dekor daun yang berguguran hingga dekor bunga sakura yang menandai musim semi (Twitter) 

Setiap gerbong pun dihias dengan dekor dinding yang terinspirasi dari empat musim di Jepang. Contohnya, musim gugur ditandai dengan dekor daun yang berguguran hingga dekor bunga sakura yang menandai musim semi (Twitter)

 

Dapat dijumpai juga kebun mini lengkap dengan tumbuhannya. Jika ingin menjajal, harga tiketnya sekitar 400 Yen atau sekitar Rp 52 ribu per orang sekali jalan (Twitter)

Dapat dijumpai juga kebun mini lengkap dengan tumbuhannya. Jika ingin menjajal, harga tiketnya sekitar 400 Yen atau sekitar Rp 52 ribu per orang sekali jalan (Twitter)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA