Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 20 Jun 2019 18:51 WIB

PHOTOS

Potret Moyo dan Tambora yang Jadi Cagar Biosfer UNESCO

Jakarta - Pulau Moyo, Gunung Tambora dan Teluk Saleh resmi jadi Cagar Biosfer UNESCO. Indonesia patut bangga!

Kabar membanggakan datang untuk Indonesia. 3 Destinasi di NTB berhasil diresmikan menjadi cagar biosfer dunia oleh UNESCO yaitu Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Gunung Tambora (Samota) (Thinkstock)

Kabar membanggakan datang untuk Indonesia. 3 Destinasi di NTB berhasil diresmikan menjadi cagar biosfer dunia oleh UNESCO yaitu Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Gunung Tambora (Samota) (Thinkstock)

Sudah sepantasnya Pulau Moyo jadi Cagar Biosfer UNESCO, karena memang indah. Ini adalah Air Terjun Mata Jitu di Pulau Moyo. (Wayan Pai/dTraveler)

Sudah sepantasnya Pulau Moyo jadi Cagar Biosfer UNESCO, karena memang indah. Ini adalah Air Terjun Mata Jitu di Pulau Moyo. (Wayan Pai/d'Traveler)

Air Terjun Mata Jitu dijuluki juga Air Terjun Putri Diana, karena mendiang Putri Diana dari Inggris yang pertama membuatnya terkenal (Agung Pambudhy/detikcom)

Air Terjun Mata Jitu dijuluki juga Air Terjun Putri Diana, karena mendiang Putri Diana dari Inggris yang pertama membuatnya terkenal (Agung Pambudhy/detikcom)

Alam bawah laut di kawasan Samota juga luar biasa. Banyak terumbu karang dan biota laut yang sehat (Cinthya Langi/dTraveler)

Alam bawah laut di kawasan Samota juga luar biasa. Banyak terumbu karang dan biota laut yang sehat (Cinthya Langi/d'Traveler)

Teluk Saleh adalah kawasan perairan di Samota. Salah satu yang unik adalah Takat Sagale, pulau pasir yang muncul saat laut surut (Dwi Widyastuti/dTraveler)

Teluk Saleh adalah kawasan perairan di Samota. Salah satu yang unik adalah Takat Sagale, pulau pasir yang muncul saat laut surut (Dwi Widyastuti/d'Traveler)

Foto: (maudykoesnaedi/Instagram)

Foto: (maudykoesnaedi/Instagram)

Gunung Tambora juga masuk dalam Cagar Biosfer UNESCO. Gunung Tambora tingginya 2.851 Mdpl dengan diameter kaldera 7 kilometer, terbesar di Asia Tenggara (dok. TNGT)

Gunung Tambora juga masuk dalam Cagar Biosfer UNESCO. Gunung Tambora tingginya 2.851 Mdpl dengan diameter kaldera 7 kilometer, terbesar di Asia Tenggara (dok. TNGT)

Ini adalah gunung api yang penting dalam garis cincin api dengan ekosistem alam yang luar biasa. Letusan dahsyat Gunung Tambora di tahun 1815 mengubah iklim di Eropa dan menghilangkan musim panas di sana (Pradikta Kusuma/dTraveler)

Ini adalah gunung api yang penting dalam garis cincin api dengan ekosistem alam yang luar biasa. Letusan dahsyat Gunung Tambora di tahun 1815 mengubah iklim di Eropa dan menghilangkan musim panas di sana (Pradikta Kusuma/d'Traveler)

Gunung Tambora menjadi favorit para pendaki. Ada sabana yang indah ketika traveler mendaki Gunung Tambora via Kawinda Toi. Letaknya ada di Pos 4, tempat kemping favorit sebelum summit attack (dok. TNGT)

Gunung Tambora menjadi favorit para pendaki. Ada sabana yang indah ketika traveler mendaki Gunung Tambora via Kawinda To'i. Letaknya ada di Pos 4, tempat kemping favorit sebelum summit attack (dok. TNGT)

Ada ribuan binatang ternak seperti sapi, kuda, dan kambing yang bebas berkeliaran menjelajahi kontur sabana Gunung Tambora yang bergunduk-gunduk tak rata bak bertualang di Afrika (dok. TN Gunung Tambora)

Ada ribuan binatang ternak seperti sapi, kuda, dan kambing yang bebas berkeliaran menjelajahi kontur sabana Gunung Tambora yang bergunduk-gunduk tak rata bak bertualang di Afrika (dok. TN Gunung Tambora)

Sebelumnya, Gunung Tambora sudah menjadi geopark. Gelar Cagar Biosfer UNESCO adalah bentuk pengakuan dunia. Yuk kita jaga bersama alamnya! (Andik Setiawan/dTraveler)

Sebelumnya, Gunung Tambora sudah menjadi geopark. Gelar Cagar Biosfer UNESCO adalah bentuk pengakuan dunia. Yuk kita jaga bersama alamnya! (Andik Setiawan/dTraveler)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA