Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 20 Agu 2019 22:45 WIB

PHOTOS

Foto: Pasar di Grobogan Ini Cuma Terima Uang Bambu

Akrom Hazami
detikTravel

Grobogan - Belanja di Pasar Kalangon, Grobogan, kamu tidak bisa pakai uang rupiah. Beli jajanan di pasar ini cuma bisa pakai uang bambu. Unik banget!

Inilah Pasar Kalangon yang unik di Grobogan, Jawa Tengah. Pasar ini tidak menerima uang rupiah, melainkan hanya menerima uang bambu (Akrom Hazami/detikcom) 
Inilah Pasar Kalangon yang unik di Grobogan, Jawa Tengah. Pasar ini tidak menerima uang rupiah, melainkan hanya menerima uang bambu (Akrom Hazami/detikcom)
 
Sebelum berbelanja di Pasar Kalangon, traveler harus menukarkan uang rupiah dengan uang bambu di stan bertulis Ijol Duwit ini. Satu uang bambu bernilai Rp 2 ribu (Akrom Hazami/detikcom) 
Sebelum berbelanja di Pasar Kalangon, traveler harus menukarkan uang rupiah dengan uang bambu di stan bertulis 'Ijol Duwit' ini. Satu uang bambu bernilai Rp 2 ribu (Akrom Hazami/detikcom)
 
Traveler bebas mau menukar berapa saja nominalnya. 1 koin boleh, lebih banyak juga terserah. Rata-rata harga makanan dan minuman di pasar ini per porsinya sekitar lima uang bambu (Akrom Hazami/detikcom)
Traveler bebas mau menukar berapa saja nominalnya. 1 koin boleh, lebih banyak juga terserah. Rata-rata harga makanan dan minuman di pasar ini per porsinya sekitar lima uang bambu (Akrom Hazami/detikcom)
Ada beragam menu tradisional dijajakan di Pasar Kalangon. Mulai dari sate, pecel, soto, aneka ubi, kue putu, dan lainnya. Pedagang tidak dibebankan biaya sewa lapak di pasar ini (Akrom Hazami/detikcom) 
Ada beragam menu tradisional dijajakan di Pasar Kalangon. Mulai dari sate, pecel, soto, aneka ubi, kue putu, dan lainnya. Pedagang tidak dibebankan biaya sewa lapak di pasar ini (Akrom Hazami/detikcom)
 
Pedagang harus menyisihkan 10 persen dari total pendapatan hari itu untuk pihak pengelola. Total jumlah penjual makananan dan minumannya ada 40 orang, sedangkan pengelolanya ada 22 orang, seluruhnya warga desa setempat (Akrom Hazami/detikcom) 
Pedagang harus menyisihkan 10 persen dari total pendapatan hari itu untuk pihak pengelola. Total jumlah penjual makananan dan minumannya ada 40 orang, sedangkan pengelolanya ada 22 orang, seluruhnya warga desa setempat (Akrom Hazami/detikcom)
 
Pasar ini hanya buka tiap hari Minggu pertama dan ketiga di setiap bulannya. Jumlah pengunjung rata-rata pasar ini bisa mencapai 2 ribu orang sampai 4 ribu orang setiap buka (Akrom Hazami/detikcom) 
Pasar ini hanya buka tiap hari Minggu pertama dan ketiga di setiap bulannya. Jumlah pengunjung rata-rata pasar ini bisa mencapai 2 ribu orang sampai 4 ribu orang setiap buka (Akrom Hazami/detikcom)
 
Para pedagang makanan di Pasar Kalangon bisa mencatatkan transaksi penjualan dari Rp 150 ribu sampai Rp 2 juta setiap pasar buka. Traveler yang mau berkunjung mesti membayar tiket masuk sebesar Rp 3 ribu per orang (Akrom Hazami/detikcom) 
Para pedagang makanan di Pasar Kalangon bisa mencatatkan transaksi penjualan dari Rp 150 ribu sampai Rp 2 juta setiap pasar buka. Traveler yang mau berkunjung mesti membayar tiket masuk sebesar Rp 3 ribu per orang (Akrom Hazami/detikcom)
 
Pasar unik ini berada di Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Jaraknya sekitar 18 Km dari Kota Purwodadi. Suasana pasarnya adem dan asyik buat dikunjungi (Akrom Hazami/detikcom) 
Pasar unik ini berada di Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Jaraknya sekitar 18 Km dari Kota Purwodadi. Suasana pasarnya adem dan asyik buat dikunjungi (Akrom Hazami/detikcom)
 
BERITA TERKAIT
BACA JUGA