Yunani - Pemilik hotel di Yunani mengalami masa-masa sulit setelah muncul wabah virus Corona di beberapa negara. Sekitar 65 persen hotel disana pun dinyatakan bangkrut.
Foto Travel
Jatuh Bangun Hotel di Yunani Bertahan dari Wabah Corona

Yunani memperpanjang masa lockdown (penguncian wilayah) hingga 27 April atau menjadi tiga pekan untuk memerangi virus Corona. Dengan lockdown itu, sejumlah hotel di Yunani pun terpaksa tutup. Kebangkrutan pun diambang pintu.
Hotel Grand Bretanie tutup dan jalan-jalan yang hampir sepi terlihat di kawasan Athena, Yunani.Β
Kerugian hotel diperkirakan mencapai 4,46 miliar euro atau setara Rp 76,5 triliun pada tahun 2020. Paling cepat, industri pariwisata bakal restart pada Juli 2020 mendatang bila wabah Corona usai.
Kosongnya hotel-hotel itu terlihat sangat signifikan di wilayah destinasi wisata favorit, seperti Pulau Kos, Kreta dan, Santoni. Biasanya, di pulau-pulau itu penuh turis saat Paskah, namun kini kosong melompong.Β
Setiap petang pemerintah melakukan siaran langsung lewat televisi untuk mengingatkan warga agar tetap tinggal di rumah sekaligus mengumumkan perkembangan kasus COVID-19.
Yunani bergabung dengan negara-negara Eropa lainnya dalam memberlakukan tindakan karantina ketat untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.
Virus Corona telah menyebar ke setidaknya 182 negara, merenggut lebih dari 10.000 jiwa dan menginfeksi ratusan ribu orang lainnya. Kini Industri pariwisata, khususnya perhotelan juga terimbas dan terancam mati.
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Cerita Tiara Andini Menolak Tukar Kursi sama 'Menteri' di Pesawat Garuda