Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 18 Mei 2020 14:00 WIB

PHOTOS

Melihat Lebih Dekat Al-Azhar Kairo, Universitas Tertua di Dunia

Getty Images
detikTravel

Kairo - Universitas Al-Azhar merupakan institusi pendidikan yang didirikan di Kairo. Universitas itu pun disebut universitas tertua yang pelajari ilmu agama dan umum.

Sejarah pendirian Universitas Al-Azhar dimulai ketika al-Qahira (Kairo) ditaklukkan oleh pasukan Fatimiyah pada 969 M. Setelah penaklukkan, Jenderal Fatimiyah, Jauhari al-Siqilli kemudian membangun sebuah masjid yang dikenal dengan nama awal Jami’ al-Qahira (Masjid Kairo). Chris McGrath/Getty Images.

Sejarah pendirian Universitas Al-Azhar dimulai ketika al-Qahira (Kairo) ditaklukkan oleh pasukan Fatimiyah pada 969 M. Setelah penaklukkan, Jenderal Fatimiyah, Jauhari al-Siqilli kemudian membangun sebuah masjid yang dikenal dengan nama awal Jami’ al-Qahira (Masjid Kairo). Chris McGrath/Getty Images.

Pembangunan masjid ini memakan waktu hampir dua tahun dan pertama kali digunakan untuk salat pada 7 Ramadhan 361 H/22 Juni 972 M. Chris McGrath/Getty Images.

Pembangunan masjid ini memakan waktu hampir dua tahun dan pertama kali digunakan untuk salat pada 7 Ramadhan 361 H/22 Juni 972 M. Chris McGrath/Getty Images.

Jami’ al-Qahira mempunyai satu menara dan luasnya mencapai setengah Masjid Al-Azhar pada masa sekarang. Seiring berjalannya waktu kompleks masjid itu berganti nama menjadi Al-Azhar, berasal dari julukan Fatimah al-Zahra, putri nabi dan istri Ali ibn Abu thalib. Sejak saat itu, Jami’ al-Qahira lebih dikenal dengan nama Al-Azhar dan menjadi salah satu dari masjid-masjid paling dikenal di dunia. Victoria Hazou/AFP via Getty Images..

Jami’ al-Qahira mempunyai satu menara dan luasnya mencapai setengah Masjid Al-Azhar pada masa sekarang. Seiring berjalannya waktu kompleks masjid itu berganti nama menjadi Al-Azhar, berasal dari julukan Fatimah al-Zahra, putri nabi dan istri Ali ibn Abu thalib. Sejak saat itu, Jami’ al-Qahira lebih dikenal dengan nama Al-Azhar dan menjadi salah satu dari masjid-masjid paling dikenal di dunia. Victoria Hazou/AFP via Getty Images..

Al-Azhar mulai membuka kegiatan akademis dan skolastiknya pada tahun 975 M, masih pada masa Khalifah al-Muizz. Pada waktu itu Qadi Abu Hasan Ali ibn Al-Numan al-Qayrawani sedang duduk di halaman Al-Azhar sambil membaca Kitab al-Iqtisar (kitab fiqh Syi’ah) yang ditulis oleh ayahnya, Abu Hanifah al-Numan. Ann Hermes/The Christian Science Monitor via Getty Images.

Al-Azhar mulai membuka kegiatan akademis dan skolastiknya pada tahun 975 M, masih pada masa Khalifah al-Muizz. Pada waktu itu Qadi Abu Hasan Ali ibn Al-Numan al-Qayrawani sedang duduk di halaman Al-Azhar sambil membaca Kitab al-Iqtisar (kitab fiqh Syi’ah) yang ditulis oleh ayahnya, Abu Hanifah al-Numan. Ann Hermes/The Christian Science Monitor via Getty Images.

Ketika sedang membaca kitab itu, terbersit sebuah gagasan untuk menjadikan Al-Azhar pusat studi. Kemudian atas restu khalifah, keluar al-Numab membentuk elit intelektual Fatimiyahh dan menjadi guru pertama di Al-Azhar.  Ahmad Samir/AFP via Getty Images.

Ketika sedang membaca kitab itu, terbersit sebuah gagasan untuk menjadikan Al-Azhar pusat studi. Kemudian atas restu khalifah, keluar al-Numab membentuk elit intelektual Fatimiyahh dan menjadi guru pertama di Al-Azhar.  Ahmad Samir/AFP via Getty Images.

Pada tahun 998 M, Al-Azhar melangkah ke depan untuk menjadi universitas Islam. Khalifah Fatimiyah, al-Aziz Billah menyetujui sebuah proposal yang diajukan oleh menteri kepercayaannya, Yaqub ibn Killis untuk membangun sebuah sistem pendidikan. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images

Pada tahun 998 M, Al-Azhar melangkah ke depan untuk menjadi universitas Islam. Khalifah Fatimiyah, al-Aziz Billah menyetujui sebuah proposal yang diajukan oleh menteri kepercayaannya, Yaqub ibn Killis untuk membangun sebuah sistem pendidikan. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images

Ibnu Killis kemudian menugaskan sejumlah guru tetap untuk melaksanakan misi edukasi. Para guru dilatih oleh Ibnu Killis dan kurikulumnya menjadi inti pendidikan di Al-Azhar. Selanjutnya, para guru ini mengikuti kurikulum yang terorganisir dan mereka menerima pembayaran rutin dari pemerintah Fatimiyah. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images.

Ibnu Killis kemudian menugaskan sejumlah guru tetap untuk melaksanakan misi edukasi. Para guru dilatih oleh Ibnu Killis dan kurikulumnya menjadi inti pendidikan di Al-Azhar. Selanjutnya, para guru ini mengikuti kurikulum yang terorganisir dan mereka menerima pembayaran rutin dari pemerintah Fatimiyah. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images.

Pada perkembangannya, pembelajaran di Universitas al-Azhar tidak sebatas pada ilmu agama, tetapi juga merambah ke dalam diskusi dan debat bebas antara ilmuwan. Dengan demikian Al-Azhar memperoleh karakteristik universitas akademik. Pembelajaran yang beragam menjadi bagian dari karakteristik kurikulum pembelajaran Al-Azhar. Ann Hermes/The Christian Science Monitor via Getty Images.

Pada perkembangannya, pembelajaran di Universitas al-Azhar tidak sebatas pada ilmu agama, tetapi juga merambah ke dalam diskusi dan debat bebas antara ilmuwan. Dengan demikian Al-Azhar memperoleh karakteristik universitas akademik. Pembelajaran yang beragam menjadi bagian dari karakteristik kurikulum pembelajaran Al-Azhar. Ann Hermes/The Christian Science Monitor via Getty Images.

Al-Azhar memasuki masa keemasannya pada abad ke-14 dan ke-15. Ilmu seperti kedokteran, matematika, astronomi, geografi, dan sejarah dipelajari di tempat itu.  Ann Hermes/The Christian Science Monitor via Getty Images.

Al-Azhar memasuki masa keemasannya pada abad ke-14 dan ke-15. Ilmu seperti kedokteran, matematika, astronomi, geografi, dan sejarah dipelajari di tempat itu.  Ann Hermes/The Christian Science Monitor via Getty Images.

Selama periode Utsmani (1517-1805), al-Azhar terus menjadi pusat pendidikan, menarik ulama dan siswa Sunni dari seluruh dunia Islam. Teologi dan hukum tetap menjadi fokus studi dan penelitian utama. Thomas Imo/Photothek via Getty Images.

Selama periode Utsmani (1517-1805), al-Azhar terus menjadi pusat pendidikan, menarik ulama dan siswa Sunni dari seluruh dunia Islam. Teologi dan hukum tetap menjadi fokus studi dan penelitian utama. Thomas Imo/Photothek via Getty Images.

Pada awal abad ke-20, Al-Azhar menjadi tempat berkembangnya para reformis  Islam. Salah satu tokoh pembaruan Islam yang paling terkenal dan mengajar di sana adalah Muhammad Abduh (1849-1905). Meskipun beberapa pandangannya tidak diterima dengan baik, perubahan iklim intelektual mulai terasa di Al-Azhar. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images.

Pada awal abad ke-20, Al-Azhar menjadi tempat berkembangnya para reformis  Islam. Salah satu tokoh pembaruan Islam yang paling terkenal dan mengajar di sana adalah Muhammad Abduh (1849-1905). Meskipun beberapa pandangannya tidak diterima dengan baik, perubahan iklim intelektual mulai terasa di Al-Azhar. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images.

Memasuki tahun 1930-an, Al-Azhar mendapat status sebagai universtias dan direorganisasi menjadi unit akademik modern. Universitas mulai menerbitkan jurnal-jurnal, menambahkan disiplin baru ke kurikulumnya dan mendirikan perguruan tinggi wanita. Pada tahun 1950, sistem pendidikan Al-Azhar dibagi menjadi tiga fakultas: Hukum Islam, Ushuluddin, dan bahasa Arab. Kemudian pada 1961, disamping studi Islam, Al-Azhar membuka fakultas umum seperti kedokteran, teknik mesin, pertanian dan lain-lain. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images.

Memasuki tahun 1930-an, Al-Azhar mendapat status sebagai universtias dan direorganisasi menjadi unit akademik modern. Universitas mulai menerbitkan jurnal-jurnal, menambahkan disiplin baru ke kurikulumnya dan mendirikan perguruan tinggi wanita. Pada tahun 1950, sistem pendidikan Al-Azhar dibagi menjadi tiga fakultas: Hukum Islam, Ushuluddin, dan bahasa Arab. Kemudian pada 1961, disamping studi Islam, Al-Azhar membuka fakultas umum seperti kedokteran, teknik mesin, pertanian dan lain-lain. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images.

Modernisasi di Al-Azhar juga turut memperluas Pengaruh Al-Azhar terhadap di dunia Islam, banyak tokoh-tokoh yang nantinya menjadi orang penting belajar di tempat tersebut. Selama tahun 1990-an setidaknya ada terdapat enam ribu siswa internasional yang terdaftar di Al-Azhar dan mereka mewakili 74 negara. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images.

Modernisasi di Al-Azhar juga turut memperluas Pengaruh Al-Azhar terhadap di dunia Islam, banyak tokoh-tokoh yang nantinya menjadi orang penting belajar di tempat tersebut. Selama tahun 1990-an setidaknya ada terdapat enam ribu siswa internasional yang terdaftar di Al-Azhar dan mereka mewakili 74 negara. Manuel Litran/Paris Match via Getty Images.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA