Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Mei 2020 08:31 WIB

PHOTOS

Foto-foto 2 Penjelajah yang Ke-lockdown di Kutub Utara

Jakarta - Sepasang penjelajah Kutub Utara, Arktik, terjebak di Kepulauan Svalbard, Norwegia. Mereka harus menjalani lockdown yang tak terduga.

Mereka berdua adalah Hilde Falun Strom dan Sunniva Sorby. Kedua wanita ini memulai ekspedisi yang telah lama direncanakan di Kepulauan Arktik Svalbard pada September 2019 lalu

Mereka berdua adalah Hilde Falun Strom dan Sunniva Sorby. Kedua wanita ini memulai ekspedisi yang telah lama direncanakan di Kepulauan Arktik Svalbard pada September 2019 lalu

Tujuan utama mereka adalah mendorong kepekaan terhadap perubahan iklim di wilayah kutub. Setelah menghabiskan hampir sembilan bulan untuk mengumpulkan data dan sampel untuk para peneliti di daerah terpencil Basembu, tetangga terdekatnya sejauh 140 kilometer, mereka dijadwalkan pulang

Tujuan utama mereka adalah mendorong kepekaan terhadap perubahan iklim di wilayah kutub. Setelah menghabiskan hampir sembilan bulan untuk mengumpulkan data dan sampel untuk para peneliti di daerah terpencil Basembu, tetangga terdekatnya sejauh 140 kilometer, mereka dijadwalkan pulang

Namun, rencana mereka tiba-tiba gagal karena pandemi Corona. Sekarang pasangan itu akan tinggal di sana lebih lama, ditemani anjing mereka Ettra, beruang kutub, rusa kutub, dan angsa sampai sebuah kapal membawa mereka pulang

Namun, rencana mereka tiba-tiba gagal karena pandemi Corona. Sekarang pasangan itu akan tinggal di sana lebih lama, ditemani anjing mereka Ettra, beruang kutub, rusa kutub, dan angsa sampai sebuah kapal membawa mereka pulang

Keduanya telah saling kenal selama sekitar enam tahun. Mereka telah mengalami hidup dalam kegelapan total selama tiga bulan. Mereka hidup begitu dekat, 24 jam seminggu di ruang kecil bersama. Mereka tinggal di kabin yang dibangun untuk pemburu paus di tahun 1930-an

Keduanya telah saling kenal selama sekitar enam tahun. Mereka telah mengalami hidup dalam kegelapan total selama tiga bulan. Mereka hidup begitu dekat, 24 jam seminggu di ruang kecil bersama. Mereka tinggal di kabin yang dibangun untuk pemburu paus di tahun 1930-an

Hawa luar biasa dingin, tak ada air, dan listrik byar-pet harus mereka rasakan berbulan-bulan. Tapi, di sana adalah tempat terindah bagi sebagian orang, kata mereka melalui sambungan ponsel satelit. Pasangan ini menggunakan tenaga surya dan kincir angin untuk pasokan listriknya

Hawa luar biasa dingin, tak ada air, dan listrik 'byar-pet' harus mereka rasakan berbulan-bulan. Tapi, di sana adalah tempat terindah bagi sebagian orang, kata mereka melalui sambungan ponsel satelit. Pasangan ini menggunakan tenaga surya dan kincir angin untuk pasokan listriknya

Strom dan Sorby menghabiskan dua tahun perencanaan proyek yang dikenal dengan nama Hearts in the ice. Itu membuat mereka menjadi wanita pertama dalam sejarah yang mengalami musim dingin di Kutub Utara tanpa anggota tim pria

Strom dan Sorby menghabiskan dua tahun perencanaan proyek yang dikenal dengan nama 'Hearts in the ice'. Itu membuat mereka menjadi wanita pertama dalam sejarah yang mengalami musim dingin di Kutub Utara tanpa anggota tim pria

Selama berada di Basembu, keduanya telah mengumpulkan berbagai data. Ada data cuaca dan satwa liar, pemantauan awan, es laut, dan organisme untuk lembaga internasional seperti Institut Kutub Norwegia dan NASA

Selama berada di Basembu, keduanya telah mengumpulkan berbagai data. Ada data cuaca dan satwa liar, pemantauan awan, es laut, dan organisme untuk lembaga internasional seperti Institut Kutub Norwegia dan NASA

Keluarga hingga teman mereka sudah mengumpulkan dana untuk penjemputan di awal Mei lalu. Namun, hal itu mesti dibatalkan karena virus Corona

Keluarga hingga teman mereka sudah mengumpulkan dana untuk penjemputan di awal Mei lalu. Namun, hal itu mesti dibatalkan karena virus Corona

Keduanya belum pindah dari lokasi yang sama dalam waktu hampir sembilan bulan. Meski kecewa, mereka bertekad untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan bertahan di Basembu hingga September mendatang untuk melanjutkan pekerjaan

Keduanya belum pindah dari lokasi yang sama dalam waktu hampir sembilan bulan. Meski kecewa, mereka bertekad untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan bertahan di Basembu hingga September mendatang untuk melanjutkan pekerjaan

Saat ini, kapal wisata tidak dapat melakukan perjalanan ke Svalbard yang berada di tengah-tengah antara Norwegia dan Kutub Utara karena pembatasan perjalanan global. Itu juga berefek pada lebih sedikit sampel data yang sedang dikumpulkan dua penjelajah itu

Saat ini, kapal wisata tidak dapat melakukan perjalanan ke Svalbard yang berada di tengah-tengah antara Norwegia dan Kutub Utara karena pembatasan perjalanan global. Itu juga berefek pada lebih sedikit sampel data yang sedang dikumpulkan dua penjelajah itu

BERITA TERKAIT
BACA JUGA