Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 15 Jun 2020 12:50 WIB

PHOTOS

Potret Wisata Bantimurung yang Mulai Terapkan Protokol Kesehatan

Muhammad Bakri
detikTravel

Jakarta - Objek wisata Bantimurung, Maros dibuka kembali. Protokol kesehatan dikerahkan ketat demi mencegah penyebaran virus Corona.

Bantimurung kedatangan banyak pengunjung usai dibuka kembali beberapa hari lalu. (Muhammad Bakri/detikcom)

Bantimurung kedatangan banyak pengunjung usai dibuka kembali beberapa hari lalu. (Muhammad Bakri/detikcom)

Jumlah pengunjung bahkan mencapai 900 an orang pada Minggu (14/6). Padahal di hari sebelumnya, pengunjung hanya berkisar antara 100-200 orang. (Muhammad Bakri/detikcom)

Jumlah pengunjung bahkan mencapai 900 an orang pada Minggu (14/6). Padahal di hari sebelumnya, pengunjung hanya berkisar antara 100-200 orang. (Muhammad Bakri/detikcom)

Sejumlah prtokol kesehatan dilakukan, dimulai dari mengecek suhu pengunjung sebelum masuk. (Muhammad Bakri/detikcom)

Sejumlah prtokol kesehatan dilakukan, dimulai dari mengecek suhu pengunjung sebelum masuk. (Muhammad Bakri/detikcom)

Setelah dicek suhu, pengunjung juga diharuskan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. (Muhammad Bakri/detikcom)

Setelah dicek suhu, pengunjung juga diharuskan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. (Muhammad Bakri/detikcom)

Dinas pariwisata mengakui peningkatan jumlah pengunjung ini akan berdampak besar pada sektor ekonomi. Terutama bagi warga yang menggantungkan hidupnya pada kawasan wisata. (Muhammad Bakri/detikcom)  

Dinas pariwisata mengakui peningkatan jumlah pengunjung ini akan berdampak besar pada sektor ekonomi. Terutama bagi warga yang menggantungkan hidupnya pada kawasan wisata. (Muhammad Bakri/detikcom)  

Wisatawan yang datang kebanyakan berasal dari luar kota seperti Makassar dan daerah lainnya di Sulawesi Selatan. Mereka berwisata untuk menghilangkan penat selama hampir empat bulan berada di rumah. (Muhammad Bakri/detikcom)

Wisatawan yang datang kebanyakan berasal dari luar kota seperti Makassar dan daerah lainnya di Sulawesi Selatan. Mereka berwisata untuk menghilangkan penat selama hampir empat bulan berada di rumah. (Muhammad Bakri/detikcom)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Adu Perspektif
×
24 Tahun Reformasi dan Alarm Demokrasi Filipina
24 Tahun Reformasi dan Alarm Demokrasi Filipina Selengkapnya