Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Jul 2020 11:41 WIB

PHOTOS

Situs Peradaban Islam di Delhi Buka Lagi

Jakarta - Tempat bersejarah yang menjadi situs peradaban islam, Makam Humayun di Delhi, India, telah dibuka kembali untuk umum setelah ditutup akibat pandemi Corona.

Delhi di India dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Islam dunia. Salah satunya Makam Humayun yang kini telah dibuka kembali setelah ditutup akibat pandemi COVID-19.  

Delhi di India dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Islam dunia. Salah satunya Makam Humayun yang kini telah dibuka kembali setelah ditutup akibat pandemi COVID-19.  

Mayoritas masyarakat India dikenal sebagai penganut agama Hindu. Namun, di abad ke-12 silam agama Islam sempat berkembang pesat di sana pasca Kesultanan Delhi di bawah Sultan pertama Qutb-ud-din Aybak.  

Mayoritas masyarakat India dikenal sebagai penganut agama Hindu. Namun, di abad ke-12 silam agama Islam sempat berkembang pesat di sana pasca Kesultanan Delhi di bawah Sultan pertama Qutb-ud-din Aybak.  

Makam Humayun adalah makam Maharaja Mughal Humayun di Delhi, India. Pembangunan makam ini dilancarkan oleh istri pertama Humayun Bega Begum pada tahun 1569-70.   

Makam Humayun adalah makam Maharaja Mughal Humayun di Delhi, India. Pembangunan makam ini dilancarkan oleh istri pertama Humayun Bega Begum pada tahun 1569-70.   

Bangunan ini dirancang oleh Mirak Mirza Ghiyas, seorang arsitek Persia yang dipilih oleh Bega Begum.  

Bangunan ini dirancang oleh Mirak Mirza Ghiyas, seorang arsitek Persia yang dipilih oleh Bega Begum.  

Makam Humayun persisnya terletak di Nizamuddin Timur, di dekat Dina-panah yang juga dikenal dengan nama Purana Qila (yang didirikan oleh Humayun pada tahun 1533).  

Makam Humayun persisnya terletak di Nizamuddin Timur, di dekat Dina-panah yang juga dikenal dengan nama Purana Qila (yang didirikan oleh Humayun pada tahun 1533).  

Makam Humayun merupakan struktur pertama yang menggunakan batu pasir merah dengan skala sebesar ini. Maka ini dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1993, dan semenjak itu telah direstorasi.  

Makam Humayun merupakan struktur pertama yang menggunakan batu pasir merah dengan skala sebesar ini. Maka ini dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1993, dan semenjak itu telah direstorasi.  

Kompleks ini terdiri dari makam utama Maharaja Humayun, yang juga menyimpan makam Bega Begum, Hamida Begum, dan juga Dara Shikoh, putra Maharaja Shah Jahan, dan juga beberapa Maharaja Mughal lainnya.  

Kompleks ini terdiri dari makam utama Maharaja Humayun, yang juga menyimpan makam Bega Begum, Hamida Begum, dan juga Dara Shikoh, putra Maharaja Shah Jahan, dan juga beberapa Maharaja Mughal lainnya.  

Bangunan ini dibangun di tepi sungai Yamuna karena kedekatannya dengan Nizamuddin Dargah, mausoleum Nizamuddin Auliya, seorang tokoh Sufi yang dihormati para pemimpin Delhi.  

Bangunan ini dibangun di tepi sungai Yamuna karena kedekatannya dengan Nizamuddin Dargah, mausoleum Nizamuddin Auliya, seorang tokoh Sufi yang dihormati para pemimpin Delhi.  

Jika ingin ke Delhi jangan lupa mengunjungi tempat bersejarah ini.  

Jika ingin ke Delhi jangan lupa mengunjungi tempat bersejarah ini.  

BERITA TERKAIT
BACA JUGA