Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 25 Jul 2020 16:50 WIB

PHOTOS

Foto: Hutan Tempat 'Langganan' Bunuh Diri di Jepang

Pool
detikTravel

Jakarta - Hutan Aokigahara Jepang disebut sebagai salah satu tempat terseram di dunia. Julukan terseram ini didapatkan karena sering jadi lokasi bunuh diri!

Aokigahara terletak di bagian barat laut Gunung Fuji, sekitar 100 kilometer sebelah barat Tokyo. (Internet)

Aokigahara terletak di bagian barat laut Gunung Fuji, sekitar 100 kilometer sebelah barat Tokyo. (Internet)


Foto: Internet

Foto: Internet

Dengan luas 30 kilometer persegi, hutan tersebut cukup subur akibat curahan lahar yang berasal dari Gunung Fuji ketika gunung tersebut meletus tahun 864. (Internet)

Dengan luas 30 kilometer persegi, hutan tersebut cukup subur akibat curahan lahar yang berasal dari Gunung Fuji ketika gunung tersebut meletus tahun 864. (Internet)


Namun, bukan keindahannya yang membuat Aokigahara terkenal mendunia. Melainkan, hutan ini terkenal sebagai tempat bunuh diri paling favorit bagi warga Jepang. (Carl Court/Getty Images)

Namun, bukan keindahannya yang membuat Aokigahara terkenal mendunia. Melainkan, hutan ini terkenal sebagai tempat bunuh diri paling favorit bagi warga Jepang. (Carl Court/Getty Images)


Menilik lebih jauh ke belakang, hutan Aokigahara diyakini dulu pernah menjadi tempat untuk tradisi Ubasute. Tradisi ini yakni membuang orang-orang tua atau manula yang sudah sakit-sakitan. Para manula tersebut ditinggalkan di Aokigahara, sampai meninggal dunia. (aokigaharaforest.com)

Menilik lebih jauh ke belakang, hutan Aokigahara diyakini dulu pernah menjadi tempat untuk tradisi 'Ubasute'. Tradisi ini yakni 'membuang' orang-orang tua atau manula yang sudah sakit-sakitan. Para manula tersebut ditinggalkan di Aokigahara, sampai meninggal dunia. (aokigaharaforest.com)


Menilik lebih jauh ke belakang, hutan Aokigahara diyakini dulu pernah menjadi tempat untuk tradisi Ubasute. Tradisi ini yakni membuang orang-orang tua atau manula yang sudah sakit-sakitan. Para manula tersebut ditinggalkan di Aokigahara, sampai meninggal dunia. (aokigaharaforest.com)

Menilik lebih jauh ke belakang, hutan Aokigahara diyakini dulu pernah menjadi tempat untuk tradisi 'Ubasute'. Tradisi ini yakni 'membuang' orang-orang tua atau manula yang sudah sakit-sakitan. Para manula tersebut ditinggalkan di Aokigahara, sampai meninggal dunia. (aokigaharaforest.com)


Oleh sebab itu, masyarakat Jepang percaya, ada banyak sekali arwah-arwah gentayangan di sana. Arwah-arwah yang akan mengajak untuk mati! (aokigaharaforest.com)

Oleh sebab itu, masyarakat Jepang percaya, ada banyak sekali arwah-arwah gentayangan di sana. Arwah-arwah yang akan mengajak untuk mati! (aokigaharaforest.com)



Mengapa orang Jepang ingin bunuh diri di Aokigahara? Banyak orang telah bunuh diri di Aokigahara, dengan begitu mereka tidak akan mati sendirian. Itu sebabnya, orang-orang mau bunuh diri di sana karena bagaikan ada teman atau orang-orang lain yang mendukungnya.

Mengapa orang Jepang ingin bunuh diri di Aokigahara? Banyak orang telah bunuh diri di Aokigahara, dengan begitu mereka tidak akan mati sendirian. Itu sebabnya, orang-orang mau bunuh diri di sana karena bagaikan ada teman atau orang-orang lain yang mendukungnya.



Usut punya usut, Jepang masuk dalam datar negara maju dengan angka bunuh diri tertinggi. Menurut laporan World Health Organization (WHO), ada 15 kasus bunuh diri per 100.000 populasi yang dipecah menjadi 9 untuk wanita dan 21 untuk pria. (Carl Court/Getty Images)

Usut punya usut, Jepang masuk dalam datar negara maju dengan angka bunuh diri tertinggi. Menurut laporan World Health Organization (WHO), ada 15 kasus bunuh diri per 100.000 populasi yang dipecah menjadi 9 untuk wanita dan 21 untuk pria. (Carl Court/Getty Images)



Pemerintah Jepang tidak tinggal diam. Sudah dari 10 tahun silam, pemerintah Jepang memasang rambu-rambu larangan bunuh diri, petugas hutan, sampai kamera pengawas di Aokigahara. Supaya mencegah, setidaknya mengurangi angka orang-orang yang bunuh diri di sana. (Carl Court/Getty Images)

Pemerintah Jepang tidak tinggal diam. Sudah dari 10 tahun silam, pemerintah Jepang memasang rambu-rambu larangan bunuh diri, petugas hutan, sampai kamera pengawas di Aokigahara. Supaya mencegah, setidaknya mengurangi angka orang-orang yang bunuh diri di sana. (Carl Court/Getty Images)







Menurut laporan pemerintah Jepang, lebih dari 100 orang melakukan bunuh diri di Aokigahara antara 2013 dan 2015. 100 Orang tersebut pun berasal dari luar wilayah Tokyo, yang artinya memang niat melakukan aksi bunuh diri di Aokigahara. (Carl Court/Getty Images)

Menurut laporan pemerintah Jepang, lebih dari 100 orang melakukan bunuh diri di Aokigahara antara 2013 dan 2015. 100 Orang tersebut pun berasal dari luar wilayah Tokyo, yang artinya memang niat melakukan aksi bunuh diri di Aokigahara. (Carl Court/Getty Images)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA