Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 30 Jul 2020 21:27 WIB

PHOTOS

Karya Van Gogh Dipamerkan Lagi di Tempat Terakhir Ia Melukis

pl
detikTravel

Jakarta - Karya Vincent van Gogh kembali dipamerkan di lokasi terakhir sang maestro lukis dunia menghabiskan minggu terakhir hidupnya dan menyelesaikan puluhan lukisan.

Vincent Willem van Gogh meninggal di Auvers-sur-Oise, Prancis, 29 Juli 1890 pada umur 37 tahun, adalah seorang pelukis pascaimpresionis Belanda yang menjadi salah satu tokoh paling terkenal dan berpengaruh dalam sejarah seni di Barat. AP Photo/Francois Mori  

Vincent Willem van Gogh meninggal di Auvers-sur-Oise, Prancis, 29 Juli 1890 pada umur 37 tahun, adalah seorang pelukis pascaimpresionis Belanda yang menjadi salah satu tokoh paling terkenal dan berpengaruh dalam sejarah seni di Barat. AP Photo/Francois Mori  

Karyanya meliputi lukisan bentang alam, alam benda, potret, dan potret diri, yang memiliki ciri khas berupa warna yang tebal dan dramatis serta goresan kuas yang impulsif dan ekspresif. AP Photo/Francois Mori  

Karyanya meliputi lukisan bentang alam, alam benda, potret, dan potret diri, yang memiliki ciri khas berupa warna yang tebal dan dramatis serta goresan kuas yang impulsif dan ekspresif. AP Photo/Francois Mori  

Karya-karyanya saat ini dipamerkan kembali di tepat bersejarah untuk sang maestro lukis tersebut. AP Photo/Francois Mori  

Karya-karyanya saat ini dipamerkan kembali di tepat bersejarah untuk sang maestro lukis tersebut. AP Photo/Francois Mori  

Pameran tersebut dilaksanakan di desa Auvers-sur-Oise, 35 kilometer utara Paris. Disanalah Vincent van Gogh menghabiskan minggu terakhir hidupnya dan menyelesaikan puluhan lukisan. AP Photo/Francois Mori  

Pameran tersebut dilaksanakan di desa Auvers-sur-Oise, 35 kilometer utara Paris. Disanalah Vincent van Gogh menghabiskan minggu terakhir hidupnya dan menyelesaikan puluhan lukisan. AP Photo/Francois Mori  

Seorang peneliti Belanda Wouter van der Veen, direktur ilmiah dari Institut Van Gogh di Perancis, memilih lokasi yang tepat di mana Vincent van Gogh melukiskan karya terakhirnya Tree Roots. AP Photo/Francois Mori  

Seorang peneliti Belanda Wouter van der Veen, direktur ilmiah dari Institut Van Gogh di Perancis, memilih lokasi yang tepat di mana Vincent van Gogh melukiskan karya terakhirnya "Tree Roots". AP Photo/Francois Mori  

Bahkan akar pohon asli yang dilukis van Gogh juga ada disana dan dipamerkan kepada umum. AP Photo/Francois Mori  

Bahkan akar pohon asli yang dilukis van Gogh juga ada disana dan dipamerkan kepada umum. AP Photo/Francois Mori  

Semasa hidupnya Van Gogh mengalami psikosis. Walaupun ia merasa khawatir dengan kondisi kejiwaannya, ia sering kali mengabaikan kesehatan fisiknya, sehingga ia tidak makan dengan benar dan malah banyak minum alkohol. Stuart C. Wilson/Getty Images  

Semasa hidupnya Van Gogh mengalami psikosis. Walaupun ia merasa khawatir dengan kondisi kejiwaannya, ia sering kali mengabaikan kesehatan fisiknya, sehingga ia tidak makan dengan benar dan malah banyak minum alkohol. Stuart C. Wilson/Getty Images  

Van Gogh bukanlah seorang seniman yang sukses pada masa hidupnya dan dianggap sebagai orang gila. Ia menjadi terkenal setelah ia bunuh diri, dan tampil dalam khayalak publik sebagai seorang jenius yang disalahpahami dan tempat bertemunya kegilaan dengan kreativitas. AP Photo/Francois Mori  

Van Gogh bukanlah seorang seniman yang sukses pada masa hidupnya dan dianggap sebagai orang gila. Ia menjadi terkenal setelah ia bunuh diri, dan tampil dalam khayalak publik sebagai seorang jenius yang disalahpahami dan "tempat bertemunya kegilaan dengan kreativitas". AP Photo/Francois Mori  

Dalam beberapa dasawarsa berikutnya, ia meraih kesuksesan dari segi popularitas, komersial, dan kritik, dan namanya diingat sebagai seorang pelukis yang penting namun berakhir tragis, dan kepribadiannya yang bermasalah melambangkan idealisme romantik akan seorang seniman yang tersiksa. AP Photo/Francois Mori  

Dalam beberapa dasawarsa berikutnya, ia meraih kesuksesan dari segi popularitas, komersial, dan kritik, dan namanya diingat sebagai seorang pelukis yang penting namun berakhir tragis, dan kepribadiannya yang bermasalah melambangkan idealisme romantik akan seorang seniman yang tersiksa. AP Photo/Francois Mori  

BERITA TERKAIT
BACA JUGA