Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 28 Okt 2020 05:31 WIB

PHOTOS

Foto: Taman Rekreasi Indah di Lahan Bekas Reaktor Nuklir

Tim detikcom
detikTravel

Kalkar - Jangan kaget kalau liburan ke Jerman. Di sana ada taman rekreasi indah yang berdiri di bekas reaktor nuklir. Jangan takut radiasi, aman kok.

Inilah Wunderland Kalkar, taman rekreasi yang dimaksud. Taman rekreasi indah ini berada di Kalkar, sebelah utara Dusseldorf, dekat perbatasan antara Jerman dengan negara Belanda. (Getty Images/iStockphoto/andreasw1966)

Inilah Wunderland Kalkar, taman rekreasi yang dimaksud. Taman rekreasi indah ini berada di Kalkar, sebelah utara Dusseldorf, dekat perbatasan antara Jerman dengan negara Belanda. (Getty Images/iStockphoto/andreasw1966)

Wunderland Kalkar memang anti mainstream. Bangunannya menggunakan bekas reaktor nuklir yang tidak pernah difungsikan dan ditinggalkan begitu saja. Daripada mangkrak, lebih baik dijadikan sesuatu yang bermanfaat. (dok. Instagram)

Wunderland Kalkar memang anti mainstream. Bangunannya menggunakan bekas reaktor nuklir yang tidak pernah difungsikan dan ditinggalkan begitu saja. Daripada mangkrak, lebih baik dijadikan sesuatu yang bermanfaat. (dok. Instagram)

Di tahun 1971, pemerintah Belgia, Jerman dan Belanda sepakat untuk bekerja sama membangun sebuah reaktor nuklir. Namun pada tahun 1991, mereka memutuskan untuk tidak mengoperasikan reaktor nuklir yang sudah jadi itu. (Istimewa/Mercury Press & Media Ltd)

Di tahun 1971, pemerintah Belgia, Jerman dan Belanda sepakat untuk bekerja sama membangun sebuah reaktor nuklir. Namun pada tahun 1991, mereka memutuskan untuk tidak mengoperasikan reaktor nuklir yang sudah jadi itu. (Istimewa/Mercury Press & Media Ltd)

Alasannya karena kasus ledakan Chernobyl dan juga sarat muatan politis. Akhirnya pebisnis asal Belanda bernama Hennie van der Most membeli seluruh bekas reaktor nuklir itu dan mulai membangun hotel serta komplek wisata Wunderland Kalkar. (dok. Instagram)

Alasannya karena kasus ledakan Chernobyl dan juga sarat muatan politis. Akhirnya pebisnis asal Belanda bernama Hennie van der Most membeli seluruh bekas reaktor nuklir itu dan mulai membangun hotel serta komplek wisata Wunderland Kalkar. (dok. Instagram)

Wunderland Kalkar mulai dibuka untuk umum pada tahun 2001. Sejak awal dibuka hingga sekarang, taman rekreasi ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jerman.(Istimewa/Mercury Press & Media Ltd)

Wunderland Kalkar mulai dibuka untuk umum pada tahun 2001. Sejak awal dibuka hingga sekarang, taman rekreasi ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jerman.(Istimewa/Mercury Press & Media Ltd)

Total ada 40 buah wahana di taman rekreasi ini. Yang paling menarik tentu saja wahana Vertical Swing yang dibangun tepat di tengah cerobong asap reaktor nuklir itu. (dok. Instagram)

Total ada 40 buah wahana di taman rekreasi ini. Yang paling menarik tentu saja wahana Vertical Swing yang dibangun tepat di tengah cerobong asap reaktor nuklir itu. (dok. Instagram)

Ada juga wahana roller coaster, perahu kora-kora hingga aneka permainan anak lainnya. Setiap tahun, tak kurang 300 ribu wisatawan datang ke taman rekreasi ini. Wunderland Kalkar buka setiap hari dari mulai pukul 10.00-18.00. (Istimewa/Mercury Press & Media Ltd)

Ada juga wahana roller coaster, perahu kora-kora hingga aneka permainan anak lainnya. Setiap tahun, tak kurang 300 ribu wisatawan datang ke taman rekreasi ini. Wunderland Kalkar buka setiap hari dari mulai pukul 10.00-18.00. (Istimewa/Mercury Press & Media Ltd)

Untuk biaya tiket masuknya beragam sesuai tinggi badan dan usia. Harganya mulai dari 79 Euro (setara Rp 1,3 juta). Harga tiket itu sudah termasuk harga makan dan minum yang bisa dinikmati traveler di dalam taman rekreasi itu. (Istimewa/Mercury Press & Media Ltd)

Untuk biaya tiket masuknya beragam sesuai tinggi badan dan usia. Harganya mulai dari 79 Euro (setara Rp 1,3 juta). Harga tiket itu sudah termasuk harga makan dan minum yang bisa dinikmati traveler di dalam taman rekreasi itu. (Istimewa/Mercury Press & Media Ltd)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA