Motamasin - Kain tenun menjadi salah satu ciri khas dari daerah Nusa Tenggara Timur. Suku Umamae Malaka pun memiliki motif tenun yang dinamakan Futus dan Taesmaneh.
Foto Travel
Melihat Pembuatan Kain Tenun Khas Suku Umamae Malaka
Mama Consertia Nabe (60) dan anaknya Sesilya Abuk (42) tengah membuat kain tenun khas suku Umamae, Kabupaten Malaka, Timor Tengah Selatan, NTT.
Seperti diketahui, kain tenun menjadi salah satu ciri khas dari daerah Nusa Tenggara Timur.
Sejumlah daerah di NTT pun diketahui memiliki beragam motif kain tenun.
Seperti halnya Suku Umamae di Kabupaten Malaka yang memiliki motif Futus dan Taesmaneh.
Motif Futus digunakan untuk para perempuan.
Sementara motif Taesmaneh digunakan untuk para laki-laki.
Kebanyakan warga di Suku Umamae membuat kain tenun tersebut untuk dipakai sendiri.
Kain tersebut biasanya digunakan untuk acara pesta pernikahan maupun kematian.
Proses pembuatan kain tenun ini pun masih dilakukan secara tradisional. Namun, saat ini pewarnaan kain tenun tersebut diketahui sudah tidak lagi menggunakan pewarna alami. detikcom bersama BRI mengadakan program Tapal Batas yang mengulas mengenai perkembangan infrastruktur, ekonomi, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan khususnya di masa pandemi. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus beritanya di tapalbatas.detik.com!












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru