Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 16 Mar 2021 22:19 WIB

PHOTOS

Foto: Gapura Hits ala Jepang, tapi Ada di Kudus

Dian Utoro Aji
detikTravel

Kudus - Wisata Torii alias gapura ala Jepang rupanya ada juga di Kudus. Spot wisata baru ini bernama Mbalong Sangkal Putung. Seperti apa ya penampakannya?

Ada spot wisata baru di Kudus, Jawa Tengah. Destinasi baru itu bernama Mbalong Sangkal Putung. Lokasinya berada di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Ada spot wisata baru di Kudus, Jawa Tengah. Destinasi baru itu bernama Mbalong Sangkal Putung. Lokasinya berada di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Tempat wisata Mbalong Sangkal Putung itu berjarak 13 kilometer dari pusat kota Kudus. Jika ditempuh dengan berkendara sekitar 24 menit.

Tempat wisata Mbalong Sangkal Putung itu berjarak 13 kilometer dari pusat kota Kudus. Jika ditempuh dengan berkendara sekitar 24 menit.

Daya tarik destinasi ini adalah gapura ala Jepang yang dikenal dengan nama Torii. Gapura berwarna orange itu unik karena berada di tengah-tengah rawa dan persawahan.

Daya tarik destinasi ini adalah gapura ala Jepang yang dikenal dengan nama Torii. Gapura berwarna orange itu unik karena berada di tengah-tengah rawa dan persawahan.

Traveler bisa main bebek-bebekan di sini. Penamaan Wisata Mbalong Sangkal Putung itu sesuai dengan lokasi. Mbalong berarti rawa, sedangkan putung merupakan nama jalan yang berada di depan objek wisata tersebut.

Traveler bisa main bebek-bebekan di sini. Penamaan Wisata Mbalong Sangkal Putung itu sesuai dengan lokasi. Mbalong berarti rawa, sedangkan putung merupakan nama jalan yang berada di depan objek wisata tersebut.

Destinasi wisata ini memang belum dibuka secara resmi. Tapi, dua pekan belakangan ini sudah ramai pengunjung yang penasaran. Pengunjung pun belum dikenai tarif saat datang ke objek wisata tersebut.

Destinasi wisata ini memang belum dibuka secara resmi. Tapi, dua pekan belakangan ini sudah ramai pengunjung yang penasaran. Pengunjung pun belum dikenai tarif saat datang ke objek wisata tersebut.

Kades Kesambi, Mokhamad Masri, menuturkan gapura dibangun untuk menarik wisatawan. Sebab, di Kudus belum ada spot wisata yang terdapat khas seperti di Jepang.

Kades Kesambi, Mokhamad Masri, menuturkan gapura dibangun untuk menarik wisatawan. Sebab, di Kudus belum ada spot wisata yang terdapat khas seperti di Jepang.

Masri menyebut adanya gerbang ala Jepang itu bisa menghidupkan lahan tidak produktif. Kawasan itu merupakan langganan banjir. Bahkan, petani di kawasan tersebut sering mengalami gagal panen namun sekarang jadi tempat wisata.

Masri menyebut adanya gerbang ala Jepang itu bisa menghidupkan lahan tidak produktif. Kawasan itu merupakan langganan banjir. Bahkan, petani di kawasan tersebut sering mengalami gagal panen namun sekarang jadi tempat wisata.

Ke depannya akan dilakukan berbagai pengembangan di destinasi ini. Ada perahu becak di kolam, terus ada perahu di sungai sepanjang 800 meter. Terus ada wisata pemancingan, pasar warga dan kuliner, serta spot foto.

Ke depannya akan dilakukan berbagai pengembangan di destinasi ini. Ada perahu becak di kolam, terus ada perahu di sungai sepanjang 800 meter. Terus ada wisata pemancingan, pasar warga dan kuliner, serta spot foto.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA