Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 12 Sep 2021 19:40 WIB

PHOTOS

Bahaya! Tempat Konservasi Penyu di Pantai Trisik Terancam Abrasi

Kulon Progo - Tempat konservasi penyu di Pantai Trisik, Kulon Progo kondisinya memprihatinkan. Ancaman abrasi makin membayangi dan butuh direlokasi. Seperti ini potretya:

Tempat konservasi penyu di Pantai Trisik, Kapanewon Galur, Kulon Progo, DIY, terancam rusak oleh abrasi. Saat ini jarak antara lokasi konservasi dengan bibir pantai hanya tinggal berkisar 5 meter. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Tempat konservasi penyu di Pantai Trisik, Kapanewon Galur, Kulon Progo, DIY, terancam rusak oleh abrasi. Saat ini jarak antara lokasi konservasi dengan bibir pantai hanya tinggal berkisar 5 meter. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Dulu, jarak antara tempat penetasan penyu ke pantai dulunya mencapai 1 km. Namun sejak 3 tahun lalu, abrasi memangkas jarak, sehingga kini tinggal berkisar 5 meter saja. Tempat ini butuh segara direlokasi. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Dulu, jarak antara tempat penetasan penyu ke pantai dulunya mencapai 1 km. Namun sejak 3 tahun lalu, abrasi memangkas jarak, sehingga kini tinggal berkisar 5 meter saja. Tempat ini butuh segara direlokasi. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Abrasi yang mengancam tempat konservasi ini tergolong parah. Dikhawatirkan dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan ke depan, abrasi mencapai tempat konservasi tersebut. Langkah relokasi ke tempat yang lebih aman jadi pilihan yang perlu direalisasikan. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Abrasi yang mengancam tempat konservasi ini tergolong parah. Dikhawatirkan dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan ke depan, abrasi mencapai tempat konservasi tersebut. Langkah relokasi ke tempat yang lebih aman jadi pilihan yang perlu direalisasikan. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Tahun ini ada penurunan jumlah tukik yang dirawat kelompok konservasi Penyu Abadi Trisik. Jika pada tahun lalu, ada sekitar 6.700 ekor dari 67 sarang, sekarang hanya 1.800 ekor dari 18 sarang. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Tahun ini ada penurunan jumlah tukik yang dirawat kelompok konservasi Penyu Abadi Trisik. Jika pada tahun lalu, ada sekitar 6.700 ekor dari 67 sarang, sekarang hanya 1.800 ekor dari 18 sarang. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Penurunan itu kemungkinan disebabkan karena faktor cuaca yang membuat suhu di kawasan pantai menjadi dingin. Hingga kini ancaman abrasi belum jadi perhatian pemerintah. Dulu sudah ada wacana untuk relokasi, tetapi belum ada realisasi. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Penurunan itu kemungkinan disebabkan karena faktor cuaca yang membuat suhu di kawasan pantai menjadi dingin. Hingga kini ancaman abrasi belum jadi perhatian pemerintah. Dulu sudah ada wacana untuk relokasi, tetapi belum ada realisasi. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Sumber pendanaan tempat konservasi ini berasal dari swadaya anggota kelompok. Selain itu juga ada bantuan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta. Dana yang ada digunakan untuk memenuhi kebutuhan tempat konservasi, seperti pengadaan akuarium dan membayar listrik. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Sumber pendanaan tempat konservasi ini berasal dari swadaya anggota kelompok. Selain itu juga ada bantuan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta. Dana yang ada digunakan untuk memenuhi kebutuhan tempat konservasi, seperti pengadaan akuarium dan membayar listrik. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Sutedjo berjanji akan memberikan bantuan kepada Kelompok Konservasi Penyu Abadi Trisik. Anggarannya nanti diambilkan dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan DIY. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Sutedjo berjanji akan memberikan bantuan kepada Kelompok Konservasi Penyu Abadi Trisik. Anggarannya nanti diambilkan dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan DIY. (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA