Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 06 Nov 2021 11:06 WIB

PHOTOS

Ada Pantai Lho di Bogor, Engga Percaya?

Bogor - Pantai Wana Griya merupakan pantai buatan yang hits di Bogor, sebelum menjadi pantai tempat ini adalah empang lele.

Warga bermain di Pantai Wana Griya, Cogreg, Bogor, Kamis (4/11/2021).
Warga bermain di Pantai Wana Griya, Cogreg, Bogor, Kamis (4/11/2021).
Pantai Wana Griya merupakan pantai buatan yang hits di Bogor, sebelum menjadi pantai tempat ini adalah empang lele.
Pantai Wana Griya merupakan pantai buatan yang hits di Bogor, sebelum menjadi pantai tempat ini adalah empang lele.
Pantai Wana Griya atau disebut Pantai Cogreg sempat menjadi destinasi wisata hits di Kecamatan Parung, Bogor. Pada masa jayanya, ratusan orang datang ke sana setiap harinya.
Pantai Wana Griya atau disebut Pantai Cogreg sempat menjadi destinasi wisata hits di Kecamatan Parung, Bogor. Pada masa jayanya, ratusan orang datang ke sana setiap harinya.
Pantai Wana Griya tentunya berbeda dengan pantai alami. Air di sana bukanlah air laut yang asin melainkan air tawar.
Pantai Wana Griya tentunya berbeda dengan pantai alami. Air di sana bukanlah air laut yang asin melainkan air tawar.
Koordinator Lapangan Wana Griya Imam Supandi bercerita, pada tahun 1999 area yang kini disebut pantai itu adalah empang lele. Sebagaimana diketahui, daerah Cogreg, Parung yang merupakan lokasi Pantai Wana Griya terkenal sebagai penghasil lele.
Koordinator Lapangan Wana Griya Imam Supandi bercerita, pada tahun 1999 area yang kini disebut pantai itu adalah empang lele. Sebagaimana diketahui, daerah Cogreg, Parung yang merupakan lokasi Pantai Wana Griya terkenal sebagai penghasil lele.
Kemudian pada 2001, area itu difungsikan sebagai kolam pemancingan. Hingga saat ini banyak masyarakat yang masih memancing dan memang diizinkan di Pantai Wana Griya.
Kemudian pada 2001, area itu difungsikan sebagai kolam pemancingan. Hingga saat ini banyak masyarakat yang masih memancing dan memang diizinkan di Pantai Wana Griya.
Belasan tahun kemudian, tepatnya pada 2013, ada seorang pengusaha asal Jakarta yang hendak menjadikan kawasan Wana Griya sebagai tempat liburan pribadi keluarganya.
Belasan tahun kemudian, tepatnya pada 2013, ada seorang pengusaha asal Jakarta yang hendak menjadikan kawasan Wana Griya sebagai tempat liburan pribadi keluarganya.
Pada tahun 2018, Wana Griya akhirnya dibuka untuk umum. Pandi masih ingat, kala itu pengunjung begitu membludak. Sampai-sampai rerumputan di sekitar area rusak.
Pada tahun 2018, Wana Griya akhirnya dibuka untuk umum. Pandi masih ingat, kala itu pengunjung begitu membludak. Sampai-sampai rerumputan di sekitar area rusak.
Ketika awal dibuka, pengunjung hanya dikenakan tarif masuk Rp 2.500. Akan tetapi karena tidak kondusif, tarif kemudian dinaikkan per Juli 2021 menjadi Rp 7.500 per orang. Untuk menjaga eksistensi pantai ini, pengelola rutin untuk menambahkan pasir pantai yang dibeli dari Jakarta. Pandi menjelaskan, ketika musim hujan, banyak pasir yang hanyut sehingga perlu ditambah secara rutin.
Ketika awal dibuka, pengunjung hanya dikenakan tarif masuk Rp 2.500. Akan tetapi karena tidak kondusif, tarif kemudian dinaikkan per Juli 2021 menjadi Rp 7.500 per orang. Untuk menjaga eksistensi pantai ini, pengelola rutin untuk menambahkan pasir pantai yang dibeli dari Jakarta. Pandi menjelaskan, ketika musim hujan, banyak pasir yang hanyut sehingga perlu ditambah secara rutin.
Sebab musim hujan sering pasir terbawa air, jadi harus datangkan pasir lagi. Kalau untuk seluas ini, biasanya butuh pasir sebanyak satu mobil tronton yang volumenya 25 kubik. Selain itu, pengelola juga menambahkan kelomang supaya nuansa pantai lebih terasa. Sayangnya di sana masih jarang ditemukan pohon, sehingga bila siang hari sinar matahari terasa begitu terik.
Sebab musim hujan sering pasir terbawa air, jadi harus datangkan pasir lagi. Kalau untuk seluas ini, biasanya butuh pasir sebanyak satu mobil tronton yang volumenya 25 kubik. Selain itu, pengelola juga menambahkan kelomang supaya nuansa pantai lebih terasa. Sayangnya di sana masih jarang ditemukan pohon, sehingga bila siang hari sinar matahari terasa begitu terik.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA