Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 29 Nov 2021 05:31 WIB

PHOTOS

Mengunjungi Rumah Masa Kecil Dono Warkop di Jalan Garuda

Achmad Syauqi
detikTravel

Klaten - Satu unit rumah tua dan kosong di Delanggu, Klaten, Jawa Tengah menjadi saksi bisu masa kecil aktor dan komedian legendaris Wahyu Sardono atau Dono Warkop DKI.

Rumah masa kecil Dono Warkop itu terletak di Jalan Garuda, Dusun Kragan, Desa Delanggu, Kecamatan Delanggu Klaten itu berada di tepi jalan desa. Berukuran sekitar 12x10 meter, rumah itu berada di jarak sekitar 50 meter dari bekas pabrik karung goni Delanggu yang berarsitektur zaman kolonial. Di kanan kirinya merupakan permukiman padat. (Achmad Syauqi)
Rumah masa kecil Dono Warkop itu terletak di Jalan Garuda, Dusun Kragan, Desa Delanggu, Kecamatan Delanggu Klaten itu berada di tepi jalan desa. Berukuran sekitar 12x10 meter, rumah itu berada di jarak sekitar 50 meter dari bekas pabrik karung goni Delanggu yang berarsitektur zaman kolonial. Di kanan kirinya merupakan permukiman padat. (Achmad Syauqi)
Masih berdiri kokoh, rumah bercat putih kusam itu tampak tak terawat dan selalu terkunci rapat. Atap bagian depan dan samping rumah melorot. Di terasnya tampak ada meja dan kursi kedai minuman sederhana. Meski tampak sepi, kayu atap, pintu dan jendela masih aslinya. (Achmad Syauqi)
Masih berdiri kokoh, rumah bercat putih kusam itu tampak tak terawat dan selalu terkunci rapat. Atap bagian depan dan samping rumah melorot. Di terasnya tampak ada meja dan kursi kedai minuman sederhana. Meski tampak sepi, kayu atap, pintu dan jendela masih aslinya. (Achmad Syauqi)
Anak bungsu Dono, Satrio Sarwo Trengginas, mengungkap rencana keluarga akan rumah itu. Mereka mewacanakan untuk merenovasi rumah itu. Sempat muncul wacana untuk menjadikan rumah itu sebagai museum, tetapi Satrio malah belum bisa memastikan rencana tersebut. (Achmad Syauqi)
Anak bungsu Dono, Satrio Sarwo Trengginas, mengungkap rencana keluarga akan rumah itu. Mereka mewacanakan untuk merenovasi rumah itu. Sempat muncul wacana untuk menjadikan rumah itu sebagai museum, tetapi Satrio malah belum bisa memastikan rencana tersebut. (Achmad Syauqi)
Tetangga yang juga merawat rumah itu, Teguh Waluyo (56), menceritakan Dono sempat tinggal rumah tersebut setelah pindah dari Solo. Sebab, ayahnya Cipto Sudiyono merupakan mantri polisi yang menjadi Kades. Teguh mengatakan Dono tinggal di rumah itu selama duduk di bangku SD hingga SMA. (Achmad Syauqi)
Tetangga yang juga merawat rumah itu, Teguh Waluyo (56), menceritakan Dono sempat tinggal rumah tersebut setelah pindah dari Solo. Sebab, ayahnya Cipto Sudiyono merupakan mantri polisi yang menjadi Kades. Teguh mengatakan Dono tinggal di rumah itu selama duduk di bangku SD hingga SMA. (Achmad Syauqi)
Kepala Desa Delanggu, Purwanto, menjelaskan rumah dan pekarangan sampai saat ini masih milik keluarga Dono. Namun memang kondisinya saat ini kurang terawat. (Achmad Syauqi)
Kepala Desa Delanggu, Purwanto, menjelaskan rumah dan pekarangan sampai saat ini masih milik keluarga Dono. Namun memang kondisinya saat ini kurang terawat. (Achmad Syauqi)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA