Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Jan 2022 15:42 WIB

PHOTOS

Potret Bekas Tambang Pasir yang Disulap Jadi Taman Cantik

Kulon Progo - Lahan bekas tambang pasir di Kulon Progo diubah menjadi taman wisata nan cantik. Potret perubahannya bikin pangling!

Taman Tresno Jasa Marga berlokasi di tepi Sungai Progo, yang secara administratif masuk wilayah Dusun Dukuh, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Taman Tresno Jasa Marga berlokasi di tepi Sungai Progo, yang secara administratif masuk wilayah Dusun Dukuh, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Sesampainya di taman ini, pengunjung akan disambut gapura bambu yang menjadi gerbang utama Taman Tresno Jasa Marga. Gapura berwarna merah itu dihiasi payung warna warni yang ditempel di sepanjang jalan setapak menuju area inti taman. Adapun jarak dari pintu masuk sampai ke dalam taman berkisar 50 meter. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Sesampainya di taman ini, pengunjung akan disambut gapura bambu yang menjadi gerbang utama Taman Tresno Jasa Marga. Gapura berwarna merah itu dihiasi payung warna warni yang ditempel di sepanjang jalan setapak menuju area inti taman. Adapun jarak dari pintu masuk sampai ke dalam taman berkisar 50 meter. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Sesampainya di taman ini, pengunjung akan disambut gapura bambu yang menjadi gerbang utama Taman Tresno Jasa Marga. Gapura berwarna merah itu dihiasi payung warna warni yang ditempel di sepanjang jalan setapak menuju area inti taman. Adapun jarak dari pintu masuk sampai ke dalam taman berkisar 50 meter. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Sesampainya di taman ini, pengunjung akan disambut gapura bambu yang menjadi gerbang utama Taman Tresno Jasa Marga. Gapura berwarna merah itu dihiasi payung warna warni yang ditempel di sepanjang jalan setapak menuju area inti taman. Adapun jarak dari pintu masuk sampai ke dalam taman berkisar 50 meter. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Taman Tresno Jasa Marga resmi dibuka pada Desember 2021. Jauh sebelum itu, lahan tempat taman ini berdiri menyimpan cerita tersendiri yang kontras dengan kondisinya sekarang. Pasalnya, lahan seluas 1.500 meter persegi itu dahulu merupakan area pertambangan pasir. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Taman Tresno Jasa Marga resmi dibuka pada Desember 2021. Jauh sebelum itu, lahan tempat taman ini berdiri menyimpan cerita tersendiri yang kontras dengan kondisinya sekarang. Pasalnya, lahan seluas 1.500 meter persegi itu dahulu merupakan area pertambangan pasir. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Hadirnya Taman Tresno Jasa Marga sejatinya merupakan pelengkap dari agrowisata Buah Klengkeng yang sudah terlebih dulu ada di Dusun Dukuh. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Hadirnya Taman Tresno Jasa Marga sejatinya merupakan pelengkap dari agrowisata Buah Klengkeng yang sudah terlebih dulu ada di Dusun Dukuh. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Taman Tresno Jasa Marga masih akan terus dikembangkan. Pengelola berencana memperluas taman dan menambah fasilitas penunjang wisata seperti Outbound hingga camping groundFoto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Taman Tresno Jasa Marga masih akan terus dikembangkan. Pengelola berencana memperluas taman dan menambah fasilitas penunjang wisata seperti Outbound hingga camping groundFoto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Kepala Dusun Dukuh, Sunardi mengatakan hadirnya Taman Tresno Jasa Marga yang merupakan pelengkap dari Agrowisata Kelengkeng berdampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Sebab, masyarakat bisa terlibat langsung dalam pengelolaan tempat ini, sehingga kecipratan untung. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Kepala Dusun Dukuh, Sunardi mengatakan hadirnya Taman Tresno Jasa Marga yang merupakan pelengkap dari Agrowisata Kelengkeng berdampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Sebab, masyarakat bisa terlibat langsung dalam pengelolaan tempat ini, sehingga kecipratan untung. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

BERITA TERKAIT
BACA JUGA