Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 17 Mar 2022 05:37 WIB

PHOTOS

Hilang 107 Tahun, Kapal Kayu Ini Ditemukan Lagi

Pool
detikTravel

Jakarta - Sebuah kapal bernama Endurance hilang lebih dari satu abad yang lalu. Baru-baru ini dilakukan pencarian, kapal kembali ditemukan.

Endurance merupakan kapal kayu yang tenggelam di antartika pada tahun 1915. (Hulton Archive/Getty Images)

Endurance merupakan kapal kayu yang tenggelam di antartika pada tahun 1915. (Hulton Archive/Getty Images)

Sebuah ekspedisi bernama Endurance 22 dilakukan. Setelah berminggu-minggu pencarian, endurance ditemukan. (BBC/Falklands Maritime Heritage Trust and National Geographic)

Sebuah ekspedisi bernama Endurance 22 dilakukan. Setelah berminggu-minggu pencarian, endurance ditemukan. (BBC/Falklands Maritime Heritage Trust and National Geographic)

Kapal kayu tersebut tampak belum hancur meski sudah tenggelam selama 100 tahun lebih. Tertera nama kapal tersebut yang bertuliskan Endurance. (Falklands Maritime Heritage Trust / National Geographic)

Kapal kayu tersebut tampak belum hancur meski sudah tenggelam selama 100 tahun lebih. Tertera nama kapal tersebut yang bertuliskan Endurance. (Falklands Maritime Heritage Trust / National Geographic)

Menurut pernyataan dari tim ekspedisi, laut antartika tidak memiliki mikroorganisme pemakan kayu. Airnya memiliki kejernihan air suling.(Falklands Maritime Heritage Trust / National Geographic)

Menurut pernyataan dari tim ekspedisi, laut antartika tidak memiliki mikroorganisme pemakan kayu. Airnya memiliki kejernihan air suling.(Falklands Maritime Heritage Trust / National Geographic)

Pengambilan video untukmengabadikan endurance pun dilakukan dengnna kamera bawah air. Meski begitu kapal tak tersentuh. (BBC/Falklands Maritime Heritage Trust and National Geographic)

Pengambilan video untukmengabadikan endurance pun dilakukan dengnna kamera bawah air. Meski begitu kapal tak tersentuh. (BBC/Falklands Maritime Heritage Trust and National Geographic)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA