Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 22 Mar 2022 09:06 WIB

PHOTOS

Jelang Ramadhan, Warga Ciamis Bersihkan Diri Lewat Tradisi Nyepuh

Ciamis - Bulan suci ramadan akan tiba. Bagi warga Ciamis ada satu tradisi yang harus dilakukan, namanya Nyepuh. Ini ritual membersihkan diri dari Ciamis.

Sejumlah tokoh adat dan masyarakat berdoa di makam KH Eyang Penghulu Gusti saat tradisi adat Nyepuh di Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (21/3/2022).  
Sejumlah tokoh adat dan masyarakat berdoa di makam KH Eyang Penghulu Gusti saat tradisi adat Nyepuh di Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (21/3/2022). 
 
Tradisi Nyepuh yang sudah berlangsung secara turun temurun tersebut merupakan upacara adat warga Desa Ciomas untuk mensucikan diri lahir dan batin sebelum melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. 
Tradisi Nyepuh yang sudah berlangsung secara turun temurun tersebut merupakan upacara adat warga Desa Ciomas untuk mensucikan diri lahir dan batin sebelum melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
 
Dalam prosesi Nyepuh, masyarakat umumnya mengenakan pakaian putih. Sambil berjalan kaki warga bersolawat sambil diiringi tabuhan musik tradisional Gemyung. 
Dalam prosesi Nyepuh, masyarakat umumnya mengenakan pakaian putih. Sambil berjalan kaki warga bersolawat sambil diiringi tabuhan musik tradisional Gemyung.
 
Setelah selesai Tradisi Nyepuh ditutup dengan makan bersama di lokasi hutan, tumpeng yang dibawa sebelumnya telah dipersiapkan dimasak dari tradisi Nalekan. Tradisi Nalekan ini memasak tumpeng yang bahan-bahannya dari warga tapi dengan syarat harus halal. Terutama asal bahan tersebut. Yang memasak merupakan orang pilihan, ibu-ibu yang sudah menopouse atau yang sudah tidak haid. 
Setelah selesai Tradisi Nyepuh ditutup dengan makan bersama di lokasi hutan, tumpeng yang dibawa sebelumnya telah dipersiapkan dimasak dari tradisi Nalekan. Tradisi Nalekan ini memasak tumpeng yang bahan-bahannya dari warga tapi dengan syarat harus halal. Terutama asal bahan tersebut. Yang memasak merupakan orang pilihan, ibu-ibu yang sudah menopouse atau yang sudah tidak haid.
 
BERITA TERKAIT
BACA JUGA