Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Mei 2022 10:01 WIB

PHOTOS

Ada di Sanur, Museum Ini Koleksi Puluhan Tapel Khas Bali Kekunon

Poetri
detikTravel

Denpasar - Sanur terkenal dengan pantainya yang jadi destinasi wisata berbagai kalangan. Selain pantai, di Sanur juga ada museum yang koleksi puluhan tapel. Penasaran?

I Kadek Dharma Apriana atau yang biasa disapa Unggit Desti menunjukkan salah satu tapel yang ada di Museum Lingga Tangan Property of Pan Tantri, Sanur, Denpasar, Bali.
I Kadek Dharma Apriana atau yang biasa disapa Unggit Desti menunjukkan salah satu tapel yang ada di Museum Lingga Tangan Property of Pan Tantri, Sanur, Denpasar, Bali.
Unggit Desti yang diketahui merupakan pengelola Warung Pan Tantri tak hanya menghadirkan Warung bagi anak-anak muda lokalan, kini Ia juga concern dalam mendirikan Museum Lingga Tangan Property of Pan Tantri yang dimana berisikan puluhan Tapel koleksinya.
Unggit Desti yang diketahui merupakan pengelola Warung Pan Tantri tak hanya menghadirkan Warung bagi anak-anak muda lokalan, kini Ia juga concern dalam mendirikan Museum Lingga Tangan Property of Pan Tantri yang dimana berisikan puluhan Tapel koleksinya.
Total sebanyak 25 Tapel ia pajang dan perkenalkan bagi pengunjung. 
Total sebanyak 25 Tapel ia pajang dan perkenalkan bagi pengunjung. 
Beberapa diantaranya, yakni Tapel Ratu Gede Lanang, Tapel Ratu Gede Istri, Topeng Sidakarya dan Topeng Rahwana.
Beberapa diantaranya, yakni Tapel Ratu Gede Lanang, Tapel Ratu Gede Istri, Topeng Sidakarya dan Topeng Rahwana.
Dalam pendirian Museum ini, kata Unggit Desti, seluruh biayanya berasal dana pribadinya. Menurutnya, dengan hadirnya Museum ini akan menjadi sejarah bagi anak dan cucunya ke depan.
Dalam pendirian Museum ini, kata Unggit Desti, seluruh biayanya berasal dana pribadinya. Menurutnya, dengan hadirnya Museum ini akan menjadi sejarah bagi anak dan cucunya ke depan.
Besar harapannya sebagai pengoleksi, ketika banyaknya anak muda yang nongkrong atau menghabiskan waktunya di Pan Tantri agar bisa berkunjung ke Museum sehingga rasa cinta dan kekagumannya bangkit.
Besar harapannya sebagai pengoleksi, ketika banyaknya anak muda yang nongkrong atau menghabiskan waktunya di Pan Tantri agar bisa berkunjung ke Museum sehingga rasa cinta dan kekagumannya bangkit.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA