Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 12 Jun 2022 06:43 WIB

PHOTOS

Inilah Tradisi Minum Teh ala Tionghoa di Jakarta

Rengga Sancaya
detikTravel

Jakarta - Berbicara tentang tradisi minum teh, kebanyakan akan mengaitkannya dengan bangsa Inggris. Namun ternyata, warga Tionghoa juga memiliki tradisi minum teh, lho!

Saat mengikuti walking tour rute Chinatown Glodok bersama Jakarta Good Guide, peserta akan mengakhiri perjalanannya dengan menikmati sekaligus berkenalan dengan tradisi minum teh ala Tionghoa di Pieces of Peace. (Rengga Sancaya/detikcom)

Saat mengikuti walking tour rute Chinatown Glodok bersama Jakarta Good Guide, peserta akan mengakhiri perjalanannya dengan menikmati sekaligus berkenalan dengan tradisi minum teh ala Tionghoa di Pieces of Peace. (Rengga Sancaya/detikcom)

Pieces of Peace merupakan sebuah kafe dan tea shop yang menawarkan ragam pilihan teh yang dapat diseduh dan dibeli langsung. Kafe ini terletak di Petak Enam, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat. (Rengga Sancaya/detikcom)

Pieces of Peace merupakan sebuah kafe dan tea shop yang menawarkan ragam pilihan teh yang dapat diseduh dan dibeli langsung. Kafe ini terletak di Petak Enam, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat. (Rengga Sancaya/detikcom)

Di tempat ini, peserta walking tour diperkenalkan dengan tradisi minum teh ala Tionghoa. Tradisi minum teh ini lebih menekankan pada cara penyeduhan dan penyajian teh. Upacara minum teh pada masyarakat Tionghoa biasanya dilakukan saat upacara perkawinan dan pemujaan leluhur. (Rengga Sancaya/detikcom)

Di tempat ini, peserta walking tour diperkenalkan dengan tradisi minum teh ala Tionghoa. Tradisi minum teh ini lebih menekankan pada cara penyeduhan dan penyajian teh. Upacara minum teh pada masyarakat Tionghoa biasanya dilakukan saat upacara perkawinan dan pemujaan leluhur. (Rengga Sancaya/detikcom)

Dalam tradisi penyeduhan teh ini, alat serta bahan yang digunakan memiliki peran penting dan mendapat perhatian khusus. Salah satu langkah awal yang dilakukan setelah mendidihkan air adalah adalah mensterilkan teko dan mencuci cangkir-cangkir teh. (Rengga Sancaya/detikcom)

Dalam tradisi penyeduhan teh ini, alat serta bahan yang digunakan memiliki peran penting dan mendapat perhatian khusus. Salah satu langkah awal yang dilakukan setelah mendidihkan air adalah adalah mensterilkan teko dan mencuci cangkir-cangkir teh. (Rengga Sancaya/detikcom)

Setelah disterilkan, teko diisi oleh daun teh. Menurut laman Open Chinese Education Center, daun teh hanya dimasukkan hingga sepertiga bagian teko. (Rengga Sancaya/detikcom)

Setelah disterilkan, teko diisi oleh daun teh. Menurut laman Open Chinese Education Center, daun teh hanya dimasukkan hingga sepertiga bagian teko. (Rengga Sancaya/detikcom)

Daun teh kemudian disiram oleh air mendidih dan didiamkan selama 10-15 detik untuk membersihkan daun teh. Setelah dicuci, daun teh kembali diseduh dengan air mendidih. Diamkan beberapa saat, lalu tuangkan teh ke dalam poci untuk dituangkan ke cangkir (Rengga Sancaya/detikcom)

Daun teh kemudian disiram oleh air mendidih dan didiamkan selama 10-15 detik untuk membersihkan daun teh. Setelah dicuci, daun teh kembali diseduh dengan air mendidih. Diamkan beberapa saat, lalu tuangkan teh ke dalam poci untuk dituangkan ke cangkir (Rengga Sancaya/detikcom)

Teh dituangkan terlebih dahulu ke dalam poci untuk menjaga kualitas teh. Karena jika teh dituangkan langsung dari teko ke cangkir, maka rasa teh pada tuangan pertama dan terakhir akan berbeda. Teh yang sudah diseduh tadi, dapat diseduh kembali hingga tiga sampai lima kali. (Rengga Sancaya/detikcom)

Teh dituangkan terlebih dahulu ke dalam poci untuk menjaga kualitas teh. Karena jika teh dituangkan langsung dari teko ke cangkir, maka rasa teh pada tuangan pertama dan terakhir akan berbeda. Teh yang sudah diseduh tadi, dapat diseduh kembali hingga tiga sampai lima kali. (Rengga Sancaya/detikcom)

Setelah dituangkan ke dalam cangkir, peserta dapat menikmati teh tersebut. Biasanya, teh tidak langsung diminum, tetapi dihirup dan dinikmati aromanya terlebih dahulu. Kemudian teh diminum, namun tidak langsung ditelan, sebaiknya ditahan beberapa detik di mulut agar rasanya meresap. Setelah itu, teh dapat diminum seperti biasa (Rengga Sancaya/detikcom)

Setelah dituangkan ke dalam cangkir, peserta dapat menikmati teh tersebut. Biasanya, teh tidak langsung diminum, tetapi dihirup dan dinikmati aromanya terlebih dahulu. Kemudian teh diminum, namun tidak langsung ditelan, sebaiknya ditahan beberapa detik di mulut agar rasanya meresap. Setelah itu, teh dapat diminum seperti biasa (Rengga Sancaya/detikcom)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA