Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 28 Jun 2022 22:00 WIB

PHOTOS

Megahnya Masjid Ibnu Tulun, Warisan Peradaban Islam di Kairo

Mesir - Masjid Ibnu Tulun menjadi salah satu masjid tertua di Kota Kairo, Mesir. Masjid ini merupakan salah satu bukti kejayaan Islam di Mesir pada masa lalu.

Pemandangan dari Masjid Ibnu Tulun di Kairo, Mesir, Minggu (12/6/2022) waktu setempat. Masjid Ibnu Tulun menjadi salah satu masjid tertua di Kota Kairo setelah Masjid Amr Ibn Ash. Karenanya, tak mengherankan jika Masjid Ibnu Tulun dianggap sebagai situs kuno yang harus dilindungi Pemerintah Mesir.  

Pemandangan dari Masjid Ibnu Tulun di Kairo, Mesir, Minggu (12/6/2022) waktu setempat. Masjid Ibnu Tulun menjadi salah satu masjid tertua di Kota Kairo setelah Masjid Amr Ibn 'Ash. Karenanya, tak mengherankan jika Masjid Ibnu Tulun dianggap sebagai situs kuno yang harus dilindungi Pemerintah Mesir.  

Masjid ini didirikan pada 879 M oleh Gubernur Mesir saat itu, Ahmad Ibnu Tulun. Jika dibandingkan dengan Masjid Amr Ibn Ash yang merupakan masjid pertama di Mesir sekaligus di Benua Afrika, Masjid Ibnu Tulun terlihat lebih tua, mungkin karena restorasi yang dilakukan di masjid ini berusaha mempertahankan keaslian dari bangunan awalnya.   

Masjid ini didirikan pada 879 M oleh Gubernur Mesir saat itu, Ahmad Ibnu Tulun. Jika dibandingkan dengan Masjid Amr Ibn 'Ash yang merupakan masjid pertama di Mesir sekaligus di Benua Afrika, Masjid Ibnu Tulun terlihat lebih tua, mungkin karena restorasi yang dilakukan di masjid ini berusaha mempertahankan keaslian dari bangunan awalnya.   

Jika diperhatikan secara saksama saat mengelilingi masjid ini, maka akan ditemukam bagian dinding yang masih merupakan bagian dari bangunan aslinya.  

Jika diperhatikan secara saksama saat mengelilingi masjid ini, maka akan ditemukam bagian dinding yang masih merupakan bagian dari bangunan aslinya.  

Bangunan masjid ini sudah mengalami beberapa kali perbaikan. Perbaikan pertama dilakukan tahun 1177, saat itu negeri Mesir berada di bawah kekuasaan Badr al-Jamali, seorang gubernur yang ditunjuk oleh penguasa Daulah Fatimiyah.  

Bangunan masjid ini sudah mengalami beberapa kali perbaikan. Perbaikan pertama dilakukan tahun 1177, saat itu negeri Mesir berada di bawah kekuasaan Badr al-Jamali, seorang gubernur yang ditunjuk oleh penguasa Daulah Fatimiyah.  

Bila dilihat secara umum, arsitektur Masjid Ibnu Tulun ini tak jauh berbeda dengan arsitektur Universitas al-Azhar, Kairo. Mungkin memang demikian arsitektur gaya Mesir ini.  

Bila dilihat secara umum, arsitektur Masjid Ibnu Tulun ini tak jauh berbeda dengan arsitektur Universitas al-Azhar, Kairo. Mungkin memang demikian arsitektur gaya Mesir ini.  

Seperti masjid-masjid lain yang dibangun pada masa Dinasti Abbasiyah, di tengah-tengah Masjid Ibnu Tulun terdapat sebuah halaman yang sangat luas. Luasnya melebihi ruangan masjid itu sendiri.   

Seperti masjid-masjid lain yang dibangun pada masa Dinasti Abbasiyah, di tengah-tengah Masjid Ibnu Tulun terdapat sebuah halaman yang sangat luas. Luasnya melebihi ruangan masjid itu sendiri.   

Keberadaan halaman yang luas ini membuat suasana di dalam masjid terasa sangat sejuk, karena sirkulasi udara yang baik. Bagian halaman ini dikelilingi oleh serangkaian serambi dengan atap yang melengkung.  

Keberadaan halaman yang luas ini membuat suasana di dalam masjid terasa sangat sejuk, karena sirkulasi udara yang baik. Bagian halaman ini dikelilingi oleh serangkaian serambi dengan atap yang melengkung.  

Di bagian tengah halaman terdapat sebuah bangunan dengan kubah besar. Bangunan berkubah tersebut adalah sebuah sumur, yang biasa dipergunakan sebagai tempat untuk mengambil air wudhu.  

Di bagian tengah halaman terdapat sebuah bangunan dengan kubah besar. Bangunan berkubah tersebut adalah sebuah sumur, yang biasa dipergunakan sebagai tempat untuk mengambil air wudhu.  

Bangunan Masjid Ibnu Tulun terdiri atas koridor-koridor panjang yang disangga oleh pilar-pilar artistik dengan ornamen pahatan ayat-ayat Alquran. Pilar-pilar tersebut terbuat dari batu bata yang diplester dengan semen.   

Bangunan Masjid Ibnu Tulun terdiri atas koridor-koridor panjang yang disangga oleh pilar-pilar artistik dengan ornamen pahatan ayat-ayat Alquran. Pilar-pilar tersebut terbuat dari batu bata yang diplester dengan semen.   

Koridor-koridor yang terdapat pada masjid ini sebenarnya mengadopsi bentuk bangunan gereja di Kairo pada masa itu. Lampu gantung yang khas juga bisa ditemui di sepanjang langit-langit koridor.  

Koridor-koridor yang terdapat pada masjid ini sebenarnya mengadopsi bentuk bangunan gereja di Kairo pada masa itu. Lampu gantung yang khas juga bisa ditemui di sepanjang langit-langit koridor.  

BERITA TERKAIT
BACA JUGA