Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 09 Nov 2022 13:05 WIB

PHOTOS

Tradisi Unik Menghias Tengkorak Leluhur di Bolivia, Lihat Nih

Bolivia - Festival menghias tengkorak leluhur rutin diselenggarakan di Bolivia. Tradisi ini juga dikenal dengan sebutan Festival Natitas. Penasaran? Lihat yuk.

Seseorang membawa tengkorak manusia untuk diberkati selama Festival Natitas di La Paz, Bolivia, Selasa (8/11/2022).  

Seseorang membawa tengkorak manusia untuk diberkati selama Festival Natitas di La Paz, Bolivia, Selasa (8/11/2022).  

Sebuah kelompok keagamaan di Bolivia yang meyakini bahwa tengkorak adalah keluarga dekat mereka, menggelar sebuah upacara untuk menghormati mereka yang sudah meninggal.   

Sebuah kelompok keagamaan di Bolivia yang meyakini bahwa tengkorak adalah keluarga dekat mereka, menggelar sebuah upacara untuk menghormati mereka yang sudah meninggal.   

Para pengikut kelompok ini yakin bahwa tengkorak-tengkorak orang mati memiliki kekuatan magis dan membawa sekitar 300 buah tengkorak ke sebuah kapel yang terletak di sebuah pemakaman umum di ibu kota Bolivia, La Paz.   

Para pengikut kelompok ini yakin bahwa tengkorak-tengkorak orang mati memiliki kekuatan magis dan membawa sekitar 300 buah tengkorak ke sebuah kapel yang terletak di sebuah pemakaman umum di ibu kota Bolivia, La Paz.   

Para pengikut kelompok ini biasa menyimpan tengkorak keluarga mereka yang sudah meninggal di rumah dan menghiasi tengkorak-tengkorak tersebut untuk diserkatakan dalam perayaan Dia de los Natitas atau upacara Hari Tengkorak.   

Para pengikut kelompok ini biasa menyimpan tengkorak keluarga mereka yang sudah meninggal di rumah dan menghiasi tengkorak-tengkorak tersebut untuk diserkatakan dalam perayaan Dia de los Natitas atau upacara Hari Tengkorak.   

Dalam upacara ini, tengkorak-tengkorak itu diberkati di dalam kapel, yang mereka yakini akan membawa keberuntungan di masa depan. Berbagai doa dipanjatkan mulai dari ingin mendapat pekerjaan hingga kemenangan tim sepak bola favorit.   

Dalam upacara ini, tengkorak-tengkorak itu diberkati di dalam kapel, yang mereka yakini akan membawa keberuntungan di masa depan. Berbagai doa dipanjatkan mulai dari ingin mendapat pekerjaan hingga kemenangan tim sepak bola favorit.   

Para pengikut kelompok juga memberikan sesaji untuk tengkorak-tengkorak itu mulai dari musik, doa, makanan dan rokok.   

Para pengikut kelompok juga memberikan sesaji untuk tengkorak-tengkorak itu mulai dari musik, doa, makanan dan rokok.   

Gereja Katolik Bolivia menolak keberadaan kelompok ini. Uskup Agung Bolivia, lima tahun lalu mengkritik festival ini dan menyebutnya melanggar iman Katolik. Namun anehnya sekte ini justru cepat menambah pengikutnya.  

Gereja Katolik Bolivia menolak keberadaan kelompok ini. Uskup Agung Bolivia, lima tahun lalu mengkritik festival ini dan menyebutnya melanggar iman Katolik. Namun anehnya sekte ini justru cepat menambah pengikutnya.  

Bahkan festival ini sudah digelar turun temurun setiap tahunnya.  

Bahkan festival ini sudah digelar turun temurun setiap tahunnya.  

BERITA TERKAIT
BACA JUGA