Jakarta - Masjid Tjia Khang Hoo memiliki fasad megah dengan dihiasi dengan warna merah cerah dan kuning keemasan. Mirip dengan sebuah kelenteng.
Sekilas Mirip Kelenteng, Ternyata Masjid Tjia Kang Hoo
Masjid Tjia Khang Hoo tidak hanya memukau pengunjung dengan arsitekturnya yang unik, tetapi juga mencerminkan kisah toleransi yang mengharukan di sekitarnya.
Terletak di Jalan H Soleh RT 002/RW 07 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, masjid ini berada di tengah komunitas yang mayoritas penduduknya non-Muslim. Namun, justru di situlah letak daya tariknya.
Ketua Dewan Kemakmuran (DKM) Masjid Tjia Khang Hoo, Muhammad Wildan Hakiki, menyatakan bahwa masjid ini didirikan oleh ayahnya, H. Budianto, dan ia adalah cucu dari almarhum Tjia Khang Hoo.
Proses pembangunan masih berlangsung, saat ini mencapai sekitar 80 persen penyelesaian saat memasuki tahap akhir.
Wildan mengungkapkan bahwa meskipun terletak di wilayah yang mayoritas penduduknya non-Muslim, hubungan harmonis di antara penduduk selalu terjaga.
Kedekatan masjid dengan tempat ibadah lainnya menjadi bukti nyata harmoni dalam komunitas. Di samping masjid terdapat sebuah gereja, dan tidak jauh dari sana juga terdapat sebuah Vihara.
Masjid Tjia Khang Hoo tidak hanya menjadi simbol toleransi, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan keagamaan. Jadwal ceramah keagamaan di tempat ini cukup padat, termasuk tajwid Al-Qur'an pada hari Senin, diskusi menarik tentang fikih, dan sesi Yasinan yang rutin.
Setiap Minggu, program unik bernama Pengajian khusus Mualaf diadakan. Wildan menjelaskan bagaimana program ini mendukung para mualaf di komunitas lokal, termasuk anggota keluarganya yang baru saja memeluk Islam. Masjid ini mengakomodasi kelompok peserta yang beragam, dari lansia hingga pemuda, dengan menyediakan ustaz yang dikenal karena kesabarannya yang luar biasa.
Bagi traveler yang ingin wisata religi sekaligus merasakan sejuknya toleransi, Masjid Tjia Khang Hoo bisa menjadi destinasi pilihan di akhir pekan.












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
Penundaan Massal di Bandara-bandara AS, Ada Apa?