Jakarta - The ArcadiaPlace di China adalah hotel yang didapuk sebagai yang terindah di dunia tahun 2026. Desainnya elegan dan menawarkan pengalaman unik.
Potret Hotel Terindah Dunia Tahun 2026
Resor ini diakui secara global dan dinobatkan sebagai salah satu "Hotel Paling Indah di Dunia 2026" oleh Prix Versailles.Β (The ArcadiaPlace)
Hotel ini berdiri megah di ketinggian 2.690 meter di atas permukaan laut di pegunungan Alpine, Sichuan.Β (The ArcadiaPlace)
Menghadap langsung ke keindahan Danau Lugu yang jernih, desain hotel ini menggunakan material batu hangat dan kayu gelap bergaris minimalis yang menyatu sempurna dengan alam sekitar.Β (The ArcadiaPlace)
Hotel ini memiliki total sekitar 57 hingga 60 kamar, di mana setiap kamar dirancang memiliki balkon panorama pribadi. (The ArcadiaPlace)
Daya tarik utama yang tidak ditemukan di belahan bumi lain adalah lokasinya yang berdampingan langsung dengan suku Mosuo.Β Suku Mosuo dikenal sebagai sistem masyarakat matriarki terakhir di dunia yang masih terjaga kelestariannya. (The ArcadiaPlace)
Seluruh arsitektur resor merupakan bentuk penghormatan (homage) terhadap warisan tradisi berusia 2.000 tahun milik suku Mosuo. (The ArcadiaPlace)
Lobi hotel setinggi 6 meter dilengkapi dinding kaca raksasa untuk menangkap perubahan cahaya matahari di atas danau. (The ArcadiaPlace)
Melalui aktivitas hotel, tamu dapat berkumpul mengelilingi api unggun tradisional, menikmati barbekyu, dan mendengarkan langsung para wanita (matriark) Mosuo menceritakan adat, sejarah, serta sistem garis keturunan ibu mereka. (The ArcadiaPlace)
Kamar Standar (Mountain View) dihargai mulai dari USD 220 hingga USD 470++ per malam (sekitar Rp3,5 juta β Rp7,5 juta). Luxury Suite & Premium Lake View berkisar antara USD 500 hingga USD 755 per malam (sekitar Rp8 juta β Rp12 juta).(The ArcadiaPlace)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil