Jakarta - Empu Keraton Surakarta menempa keris pusaka dengan teknik tradisional dan ritual adat. Proses pembuatannya memerlukan waktu sedikitnya sebulan.
Foto Travel
Menjaga Warisan Leluhur Lewat Pembuatan Keris Pusaka
Empu kehormatan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KRT Subandi Suponingrat (kanan) dibantu pekerja menempa batang logam saat proses produksi senjata keris pusaka di Omah Keris Palur, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (29/6/2026). ANTARA FOTO/Maulana Surya
Produksi keris pusaka tersebut memerlukan waktu minimal pengerjaan selama sebulan dengan proses teknik tradisional disertai ritual adat tertentu guna memenuhi kriteria keris pusaka tosan aji sesuai dengan kepribadian pemesannya.Β Β ANTARA FOTO/Maulana Surya
Keberadaan perajin keris seperti di Omah Keris Palur turut mendukung upaya pelestarian warisan budaya Indonesia. Keris sendiri telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO, sehingga keberlanjutan tradisi pembuatannya menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya bangsa.Β ANTARA FOTO/Maulana Surya











































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim