Jakarta -
Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Sebuah kuil yang terdapat di Jonker Street
|
Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Jonker 88, salah satu restoran favorit di Jonker yang terkenal dengan cendolnya
|
Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Suasana Jonker Street yang dilalui mobil di siang hari
|
Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Jonker night market diadakan setiap akhir pekan mulai jam 6 sore
|
Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Terdapat Jonker Walk Garden, yang bisa menjadi tempat istirahat setelah berjalan-jalan di Jonker
|
Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.Belum ke Melaka kalau belum ke Jonker Street. Ya, Chinatown Melaka ini sudah menjadi pusat wisata para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama