|
Kabut tipis bergerak di atas ranu menemani kami menunggu matahari terbit
|
|
Momen sunrise yang indah muncul tepat di tengah ranu
|
|
Kabut semakin indah ketika berpendar cahaya matahari terbit
|
|
Area camping yang nyaman, di belakang ada pondok peneliti dan toilet
|
|
Cerahnya matahari bisa kita nikmati sembari bersantai di dermaga mini
|
|
Bersantai di ketinggian 2100 mdpl, sepertinya kami kemarin sudah merasakan suhu di bawah 10 derajat.. luar biasa...
|
|
Jalan alternatip ke ranu regulo dengan mengitari panu pani
|
|
Suasana teduh, jalan setapak menuju ranu regulo dari belakang pos pendakian
|
Halaman 2 dari 9












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Wisata Korea Tak Lagi Terpusat di Seoul, Kini Wilayah Lain Mulai Dilirik Turis