|
Sudut lain Monas, megah dan indah.
|
|
Suasana di Pelataran Bawah Monas. Pada waktu itu saya harus mengikuti antrean yang cukup panjang agar bisa naik ke Puncak Monas.
|
|
Di dalam Monas, terdapat Museum Sejarah Nasional yang sayang jika tidak dikunjungi. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dalam bentuk diorama (jendela peragaan).
|
|
Pemandangan yang bisa dilihat dari puncak Monas. Terlihat gedung-gedung pencakar langit tumbuh menjulang di Kota Jakarta.
|
|
Seorang penjual kerak telor sedang menjajakan dagangannya. Kerak telor merupakan makanan khas Betawi, namun ironisnya, penjual kerok telor disana ternyata bukan orang Betawi.
|
|
Suasana sebuah halte Busway dekat Monas. Busway menjadi salah satu transportasi pilihan saya ketika di Jakarta.
|
Halaman 2 dari 7












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong