Jakarta -
Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!
Ruangan kelas di SD Inpres Jiwika
|
Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!
Anak-anak didik di SD Inpres Jiwika, mereka walau datang dari desa yang jauh tetap semangat menempuh pendidikan
|
Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!
Dalam mengajar, para siswa diberikan contoh-contoh yang dekat dalam keseharian mereka.
|
Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!
Satu bangku satu murid, semakin tinggi kelasnya semakin kurang muridnya. Ini dikarenakan orang tua masih banyak yang menganggap pendidikan tidaklah terlalu penting sehingga terkesan cuek saat anak mereka telah mampu membaca dan menulis.
|
Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!
Penampakan depan SD Inpres Jiwika
|
Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!
Sakeus Dabi, sang kepala sekolah SD Inpres Jiwika
|
Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!
Suasana kelas 4 di SD Impres Jiwika
|
Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!
Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!Saat traveling ke Wamena, Papua, jangan lupa mampir ke SD Inpres Jiwika. Sekolah ini dikelilingi perbukitan yang hijau dan langit biru di atasnya. Meski sekolahnya hanya terbuat dari seng, tapi pemandangannya sungguh dahsyat!
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun