Jakarta -
Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.
ugc
|
Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.
ugc
|
Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.
ugc
|
Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.
ugc
|
Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.
ugc
|
Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.
Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.Berada di ketinggian bukit, siapkan tenaga untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua yang berjumlah sekitar 25 buah ini. Namun udara yang dingin tak terlalu membuat lelah. Tempat ini merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibuat dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru