Jakarta -
Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)
ugc
|
Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)
ugc
|
Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)
ugc
|
Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)
ugc
|
Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)
ugc
|
Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)
Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)Cukup membayar tarif masuk sebesar Rp 1.000 untuk dewasa dan Rp. 500 untuk anak-anak, disini pengunjung dapat menatap Merapi dengan leluasa dari bangunan menara setinggi 3 lantai, namun dengan catatan apabila cuaca sedang cerah saja, karena apabila sedang berkabut maka Merapi tak akan terlihat. Kurang puas menyaksikan Merapi dengan mata telanjang, pengunjung dapat menyewa teropong kepada petugas sebesar Rp 5.000. Beruntung kami datang saat cuaca cerah, sehingga kemistisan Merapi dapat dengan jelas kami saksikan.(Words : @NicoBorneo, Photos : @dds722)
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong
Kopitiam dan Rahasia Budaya Ngopi Warga Singapura, Ada Kopi O dan Kopi C