Layanan dalam bentuk aplikasi dan situs ini bertujuan merangkum seluruh proses kedatangan menjadi lebih mudah, cepat, dan aman. Semua informasi imigrasi, bea cukai, kesehatan, dan karantina bisa langsung diperoleh sehingga WNI dan WNA yang baru tiba tak perlu menunggu lama.
"Terobosan All Indonesia sangat penting untuk menyediakan kemudahan layanan publik di pintu kedatangan. Layanan yang efisien ini tidak hanya untuk individu usia produktif tapi juga rombongan di jenjang lansia, disabilitas, dan anak-anak. Sistem in terintegrasi dengan arrival card, sehingga bisa menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan," kata Direktur Jenderal Imigrasi, Yudi Yusman.
Berikut infografis tentang All Indonesia
Cara mengisi All Indonesia (detikcom) |
(fem/fem)













































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Potret IKN Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan, Jadi Ibu Kota 2028